Kecelakaan Laut

Angkatan Laut Filipina Selamatkan Nelayan Indonesia yang Terombang-ambing 7 Hari, Ini Identitasnya

Angkatan Laut Filipina mengatakan pada hari Kamis 26 Mei 2022 bahwa mereka membantu penyelamatan seorang nelayan Indonesia

Editor: Agustinus Sape
istimewa
Ilustrasi kapal tenggelam 

Angkatan Laut Filipina Selamatkan Nelayan Indonesia yang Terombang-ambing 7 Hari di Davao Occidental, Ini Identitasnya

POS-KUPANG.COM - Angkatan Laut Filipina mengatakan pada hari Kamis 26 Mei 2022 bahwa mereka membantu penyelamatan seorang nelayan Indonesia yang telah terombang-ambing selama tujuh hari terakhir di perairan Sarangani, Davao Occidental.

Menurut pernyataan angkatan laut, penyelamatan dilakukan pada Selasa, 24 Mei 2022, saat Barko ng República ng Pilipinas, BRP Tarlac (LD601) sedang melakukan latihan menembak di dekat barat daya Pulau Balut, Sarangani, Davao Occidental.

Selama waktu inilah petugas radio yang bertugas menerima panggilan darurat dari Lite Boat Tanigue, sebuah kapal dengan 25 awak yang terletak 11 mil laut dari area latihan.

Korban dan perahunya kemudian diangkut dengan LD601. Dia diidentifikasi sebagai Kamuraan Ama, warga negara Miangas, Talaud, Indonesia, berusia 50 tahun.

Korban mengaku sudah terombang-ambing selama tujuh hari akibat kerusakan mesin saat ditemukan oleh Lite Boat Tanigue.

BRP Tarlac segera berkoordinasi dengan pusat operasi angkatan laut Pasukan Angkatan Laut Mindanao Timur (NFEM) untuk melaporkan kejadian tersebut.

Selanjutnya, NFEM mengarahkan BRP Ismael Lomibao (PG383) untuk bertemu dengan LD601 di dekat titik Taliak, Maasim, Sarangani untuk segera mengangkut korban dan perahunya ke Stasiun Perbatasan Indonesia yang terletak di Pulau Balut.

Nelayan Indonesia yang diselamatkan kemudian dipindahkan ke ruang sakit kapal Angkatan Laut, area seperti klinik yang dirancang untuk keadaan darurat medis, di mana ia diperiksa oleh perawat yang bertugas.

Selain didiagnosa hipertensi, ia juga mengeluh sakit perut dan sakit punggung.

Saat kapal sedang dalam perjalanan ke titik pertemuan untuk menyerahkan Kamuraan Ama, perawat yang bertugas memberikan pertolongan medis awal kepada korban.

Dia diserahkan kepada pihak berwenang Indonesia.

Davao Occidental adalah provinsi ke-81 dan terbaru di Filipina yang terletak di Wilayah Davao di Mindanao. Ibukotanya adalah kotamadya Malita. Di sebelah timur terletak Teluk Davao.

Daerah ini juga berbagi perbatasan laut dengan provinsi Sulawesi Utara di Indonesia.

Sumber: manilatimes.net

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved