Berita Manggarai Timur Hari Ini

Raih Prestasi Kempo Dunia di Tunisia, Dwi: Ini Berkat Dukungan Dari Masyarakat NTT

hingga ikut olahraga bela diri dari kakak sulungnya Mariana Eka Putra Gandansi yang bergelut di olahraga beladiri karate. 

Penulis: Robert Ropo | Editor: Rosalina Woso
TRIBUNFLORES.COM/HO ISTIMEWA
Upacara penjemputan para atlet Kempo di Wae Reno.  

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM, BORONG - Yohana Dwi Putri Gadansi Alamater SMAN 5 Poco Ranaka, Kecamatan Lamba Leda Selatan, Kabupaten Manggarai Timur berhasil mengukir prestasi yang membanggakan bagi masyarakat NTT pada khususnya dan Indonesia pada umumnya.

Dwi, atlet kempo, kelahiran Bealaing, 22 Juni 2004 ini berhasil menyumbangkan 3 medali untuk kontingen Indonesia yakni jenis pertandingan Self Defence Femele peroleh emas, Self Defense Mix, peroleh emas dan jenis pertandingan Kata Syncron Femele peroleh perak pada Kejuaraan Dunia The 18 IKF Word Kempo Championship Ke-18 di Hammamet, Tunisia tanggal 10-15 Mei 2022 category 16-18 tahun. 

Keberhasilan Dwi tentu bukan dari pribadinya sendiri, namun juga ada berkat doa dan dukungan dari keluarga dan masyarakat NTT.  

Baca juga: Antisipasi Gempa Bumi 8 SR, Kepala BPBD Sumba Barat, Fokus Sosialisasi Warga Pesisir Pantai

"Saya bangga sekali dapat prestasi dalam kejuaraan Kempo dunia di Tunisia. Keberhasilan saya ini, bukan hanya berkat ketekunan dan bakat dari saya saja, tapi ini juga berkat dukungan dari masyarakat NTT baik orang tua, keluarga, teman-teman, pelatih, para guru, pengurus FKI baik pengurus pusat maupun NTT dan pemerintah,"ungkap Dwi ketika dihubungi POS-KUPANG.COM, Senin 23 Mei 2022 malam. 

Dwi memiliki bakat olahraga bela diri sejak kecil, sejak masih duduk di bangku sekolah dasar. Ia termotivasi hingga ikut olahraga bela diri dari kakak sulungnya Mariana Eka Putra Gandansi yang bergelut di olahraga beladiri karate. 

"Saya masuk di olahraga Kempo memang baru saya duduk di kelas 3 SMP, tapi untuk bela diri karate saya sudah mulai berlatih sejak dari kelas 6 SD. Saya ikut olahraga beladiri ini karena motivasi dari kakak saya Eka," ujarnya. 

Baca juga: Catat Kinerja Baik, Bank NTT Urutan Tiga Predikat BUMD Terbaik di Indonesia Versi Infobank 

Dwi juga menyampaikan terima kasih atas bonus yang diberikan oleh Pemerintah Daerah dalam hal ini Bupati Manggarai Timur Agas Andreas senilai Rp 100 juta. Bonus itu nantinya digunakan untuk melanjutkan pendidikan di bangku pendidikan lebih tinggi. 

"Saya sangat bersyukur dan berterima kasih atas hadiah bonus yang diberikan bapak Bupati kepada saya, ini berkat yang luar biasa dari Tuhan lewat bapak Bupati. Bonus ini saya akan gunakan untuk kepentingan pendidikan saya selanjutnya,"ungkapnya.

Dwi juga mempunyai cita-cita, selain ini menjadi pelatih Kempo, juga ingin menjadi seorang anggota polisi. "Saya punya harapan ke depan bisa test Akpol dengan harapan bisa lolos dan menjadi seorang polisi," ujarnya. (*) 

Berita Manggarai Timur Hari Ini
 

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved