Rabu, 8 April 2026

Berita NTT Hari Ini

Smart Women: Jamin Kesejahteraan Anggota 

Tidak membedakan antara tugas polisi laki-laki dan perempuan, sebab semuanya harus bisa menjalankan tugas kepolisian di Bidang Samapta

Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM CHRISTIN MALEHERE
Kasubag Renmin Direktorat Samapta Polda NTT, AKP Adriana Hurint menjelaskan terkait kehadiran Kedai Mandiri 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Christin Malehere

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Direktorat Samapta Polda NTT mempersiapkan personel untuk berbagai tugas kepolisian dalam bidang operasi kepolisian, pengamanan, pengendalian massa, dan pelayanan sosial kemasyarakatan.

Artinya para personel Polri yang tugas pada Direktorat Samapta selain melaksanakan tugas keseharian patroli, pengaturan pengamanan, dan pelayanan kemasyarakatan, personel Polri juga wajib menjalani latihan fisik untuk menjaga kebugaran tubuh.

Pasalnya personel Samapta yang berada di Markas harus dalam keadaan siap untuk menjalankan tugas yang sifatnya mendesak dan butuh respon cepat dan logistik yang memadai.

Baca juga: Gubernur NTT Lantik Penjabat Bupati Flores Timur dan Lembata

Dalam memperhatikan kesejahteraan dan kebutuhan semua personel Polisi menjadi tugas dari Kepala Sub Bagian Renmin pada Direktorat Samapta Polda NTT yang saat ini dijabat oleh AKP Adriana Hurint.

Polwan berusia 47 Tahun berkelahiran di Bungalawan, Kabupaten Flores Timur tersebut memiliki tanggungjawab atas kesejahteraan dari 314 personel polisi yang bertugas pada Direktorat Samapta Polda NTT.

Hampir empat tahun sejak 2019 menjabat sebagai Kasubbag Renmin pada Ditsamapta Polda NTT, Adriana bukan hanya menjamin kesejahteraan dan logistik saja, tapi juga menciptakan lingkungan kantor yang nyaman dan kondusif bagi semua personel agar tetap merasa nyaman dan betah selama bertugas di kantor.

Baca juga: Ini Jadwal Vaksinasi Covid-19 Sumba Timur Hari Ini

"Kami harus memahami kebutuhan dari para personel polisi yang bertugas sebagai pasukan pelaksana operasi kepolisian, dan harus bertugas dalam waktu singkat dalam keadaan mendesak, sehingga kami menciptakan lingkungan kantor yang nyaman dan kondusif agar anggota yang didominasi kaum adam tidak mengalami stres yang berdampak mengganggu pekerjaan pokoknya sebagai seorang polisi," ungkap Adriana.

Terkait menciptakan suasana nyaman bagi personel Ditsamapta, lanjut Adriana, pimpinan Direktur Samapta, Kombes Pol Sudarmin memberikan kesempatan bagi anggota untuk menyalurkan bakat bernyanyi di waktu senggang, atau memainkan beberapa permainan yang tersedia di dalam Markas, dengan tujuan agar personel mengusir rasa bosan.

Ibu dari empat anak itu mengaku mengurus personel yang didominasi laki-laki butuh kesabaran ekstra, terutama personel muda yang baru bergabung menjadi anggota Polisi Bhayangkara.

Baca juga: Ini Jadwal Vaksinasi Covid-19 Sumba Timur Hari Ini

"Kami mengarahkan semua personel terlebih yang masih baru untuk selalu memperhatikan nilai saling menghormati dan menghargai, menjaga nama baik korps, mengedepankan etika dalam bersikap kepada semua rekan kerja, terutama pimpinan, karena nilai itu yang akan menjadi penilaian saat berada di tengah masyarakat," tambah Adriana.

Selain mengurus kesejahteraan personel, Adriana juga terlibat langsung dalam tugas operasi kepolisian di luar Kota Kupang sehingga harus meninggalkan empat anak dan suami selama menjalankan tugas.

"Beberapa kali saya juga ikut dalam kegiatan operasi kepolisian di beberapa kabupaten, karena pada Ditsamapta tidak membedakan antara tugas polisi laki-laki dan perempuan, sebab semuanya harus bisa menjalankan tugas kepolisian di Bidang Samapta," tambahnya.

Baca juga: Meriahkan Bulan Maria, OMK Kuasi Paroki St. Andreas Lasiana Adakan Aneka Lomba

Adriana menilai, pengalamannya selama bertugas sebagai Personel Ditsamapta menjadi tantangan berbeda dari sebelumnya yang bertugas sebagai penyidik reserse kriminal pada Unit Penanganan Perempuan dan Anak (PPA) Polda NTT.

"Sebelumnya saya cukup lama bekerja sebagai penyidik pada Unit PPA dengan pengalaman kerja berbeda karena hanya fokus pada perkara-perkara yang ditangani saja, namun setelah berpindah tugas menjadi Kasubbag Renmin Ditsamapta Polda NTT, saya mendapat tantangan berbeda, artinya seorang polisi harus siap ditempatkan dimana saja dengan prinsip saling menghargai dan menghormati untuk mengabdi pada Institusi Bhayangkara," pungkasnya. (*)

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved