Berita Kota Kupang Hari Ini

Pedagang JAM Harus Punya Ruang Tersendiri

Dari sisi bisnis memang dan hukum ekonomi memang, apabila permintaan sedikit maka penjual juga pasti  berkurang

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Rosalina Woso
Pedagang JAM Harus Punya Ruang Tersendiri
POS-KUPANG.COM/DOK PRIBADI
Dr. Lasarus Jehamat

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM,KUPANG - Jajan Air Mata (JAM) itu bukan baru ada, tetapi sudah hadir sejak puluhan tahun yang lalu. Karena itu, perlu ada kebijakan untuk memberikan ruang tersendiri bagi JAM.

Hal ini disampaikan Dosen FISIP Undana, Dr. Lasarus Jehamat, Jumat 20  Mei 2022.

Menurut Lasarus, JAM itu sudah ada di Kota Kupang sejak puluhan tahun silam dan lokasinya ada persis berhadapan dengan bekas gedung Kantor Bupati Kupang.

"Karena sudah ada sejak lama, maka perlu ada kebijakan pemerintah untuk memberikan ruang tersendiri bagi mereka," kata Lasarus.

Baca juga: Peringatan Dini BMKG Terkait Kecepatan Angin dan Cuaca di NTT Selama Sepekan

Dijelaskan, dari aspek kebijakan, setiap kesempatan bisnis harus bisa diakomodasi dari aspek kebijakannya.

"Bagi saya, JAM itu bukan hari ini saja muncul, sehingga pada tingkat .pengambil kebijakan mestinya gencar mengambil kebijakan agar JAM memiliki ruang tersendiri," katanya.

Dikatakan,  ruang hukum dan kebijakan perlu diambil agar JAM tidak hanya hadir di saat bulan Suci Ramadhan tetapi setiap hari sebagai aset ekonomi masyarakat.

"Tugas Pemkot Kupang ialah mencari tempat dan merancang kebijakan JAM ini," ujar Lasarus.

Terkait berkurangnya pedagang di lokasi JAM yang tersisa dua pedagang, Lazarus mengakui, kondisi tersebut terjadi karena selama ini JAM hanya terkenal di saat bulan puasa.

Baca juga: Angka Kesembuhan Covid-19 Sumba Timur Capai 98 Persen, Sisa Satu Kasus Positif di Kanatang 

"Dari sisi bisnis memang dan hukum ekonomi memang, apabila permintaan sedikit maka penjual juga pasti  berkurang," katanya.

Lasarus mengatakan, jika tidak ada ruang, maka penjual di JAM itu harus ditata secara baik agar lokasi berusaha mereka nyaman.

Penataan perlu dilakukan agar ketika Bulan Suci Ramadhan lokasi tersebut terlihat teratur dengan baik.(*)

Berita Kupang Hari Ini

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved