Renungan Harian Katolik

Renungan Harian Katolik Selasa 17 Mei 2022: Damai Sejahtera Ku-tinggalkan Bagimu

Dikira Paulus sudah mati ternyata masih hidup, maka mereka beralih ke Derbe untuk memberitakan Injil di sana.

Editor: Agustinus Sape
Dok Pribadi
RD Ambros Ladjar 

Renungan Harian Katolik Selasa 17 Mei 2022: Damai Sejahtera Ku-tinggalkan Bagimu (Kisra 14: 27-31;  Yoh 14: 27-31)

Oleh: RD. Ambros Ladjar

POS-KUPANG.COM - Sudah seringkali kita ikuti serah terima jabatan. Apakah di lingkungan pemerintahan ataupun swasta.

Ada etika baik orang yakni tak mau meninggalkan beban buat orang yang mengganti. Sebab itu semuanya diselesaikan secara baik sebelum serah terima.

Terkait hal ini dibuat analisa yang cermat agar memberi dampak positif bagi pengganti. Sebab apa pun tugas selalu berdampak pada kepentingan banyak orang.

Di Listra, orang-orang Yahudi ketakutan terhadap Paulus dan Barnabas.

Karena itu mereka membujuk orang Antiokhia dan Ikonium agar memihak pada mereka.

Berkat dukungan orang banyak itu, maka mereka berani melakukan kekerasan tanpa takut.

Paulus akhirnya dilempari batu dan dan diseret.

Dikira Paulus sudah mati ternyata masih hidup, maka mereka beralih ke Derbe untuk memberitakan Injil di sana.

Banyak orang yang dengar pemberitaan mereka dan mengikuti mereka.

Dari sana mereka kembali lagi ke Ikonium, Listra dan Antiokhia untuk menguatkan iman mereka di tampat itu lagi.

Mewartakan kabar sukacita bukan tanpa risiko. Selalu saja ada berbagai tantangan dan hambatan yang terus menerus dihadapi.

Sudah pasti mereka rasa gentar menghadapi berbagai persoalan. Sebab itu Yesus memberikan damai sejahtera sebelum pergi kepada Bapa-Nya.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved