Berita Sumba Timur Hari Ini

Remaja 14 Tahun di Lewa Sumba Timur Disetubuhi Usai Tenggak 3 Gelas Miras 

Remaja yang masih duduk di bangku salah satu SMP di Kecamatan Lewa itu diperkosa usai diajak pesta miras

Penulis: Ryan Nong | Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/HO-POLSEK LEWA 
Pelaku dugaan persetubuhan anak di bawah umur, PTA alias Petrus (24) setelah diamankan tim Polsek Lewa 

Laporan Wartawan POS-KUPANG.COM, Ryan Nong 

POS-KUPANG.COM, WAINGAPU - Nasib naas dialami Mawar (nama rekaan), asal Kambata Wundut, Kecamatan Lewa, Sumba Timur,  Nusa Tenggara Timur.

Remaja 14 tahun yang masih duduk di bangku salah satu SMP di Kecamatan Lewa itu diperkosa usai diajak pesta miras. 

Kejadian tersebut bermula ketika Mawar dijemput di rumahnya oleh pelaku, PTA alias Petrus (24), pekerjaan petani, pada Kamis 12 Mei 2022 tengah malam. 

Sesampainya di rumah pelaku yang terletak di wilayah Pameti Karata, Kelurahan Lewa Paku, Kecamatan Lewa, Mawar diajak pelaku untuk minum minuman keras (miras) jenis Penerachi bersama empat rekan pelaku lainnya. 

Setelah korban menenggak tiga gelas miras, pelaku mengajak korban untuk masuk ke kamar kemudian melakukan hubungan badan. 

Kapolsek Lewa, Ipda Jeffry Dwi Nugroho Silaban, S.Tr.K melalui Kanit Reskrim Bripka Juan Pablo mengatakan, saat melakukan hubungan badan, pelaku juga dalam keadaan mabuk sehingga tidak sampai mengeluarkan sperma. 

"Kejadian tersebut dialami oleh korban sebanyak satu kali, yakni pada hari Jumat sekitar pukul 01.30 Wita," ujar Bripka Juan Pablo kepada POS-KUPANG.COM, Minggu, 15 Mei 2022.

Saat korban akan mengenakan pakaiannya kembali, saat itu ternyata pakaian korban tidak lagi berada di lokasi itu. Pelaku kemudian meminjamkan pakaiannya untuk dikenakan oleh korban. 

Pelaku juga tidak sanggup mengantar korban pulang sehingga meminta saudaranya atas nama Umbu untuk mengantar korban pulang ke rumahnya. 

Bripka Juan Pablo menjelaskan, sekira pukul 04.00 Wita hari yang sama, korban langsung mendatangi SPKT Polsek Lewa untuk melaporkan kejadian persetubuhan tersebut. 

Atas dasar laporan polisi nomor LP/B/32/V/2022/SPKT/sek Lewa/Res ST/Polda NTT, Kapolsek Lewa kemudian memerintahkan Kanit Reskrim beserta anggota untuk melakukan visum et repertum (VER) terhadap korban dan mengamankan pelaku di rumahnya. 

Setelah melakukan visum terhadap korban di Puskesmas Lewa, Kanit Reskrim beserta anggota Polsek Lewa bergerak kerumah pelaku untuk mengamankan pelaku.

"Pada saat diamankan, pelaku mengakui perbuatannya," ujar Bripka Juan Pablo. 

Saat ini, pelaku tersebut ditahan di tahanan Polsek Lewa untuk proses hukum selanjutnya. (ian) 

Sumber: Pos Kupang
BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved