Pemilu 2022

Golkar-PPP-PAN Menu Baru Politik 2024

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengisyaratkan partainya itu bakal berkoalisi dengan PAN dan PPP di Pilpres 2024.

Editor: Alfons Nedabang
POS-KUPANG.COM/HO
Ketua Umum Golkar, Airlangga Hartarto (tengah) Ketua PPP, Suharso Monoarfa (kiri) dan Ketua PAN, Zulkifli Hasan bertemu dan sepakati perangi politik identitas jelang Pemilu 2024. 

POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengisyaratkan partainya itu bakal berkoalisi dengan PAN dan PPP di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

Sinyal tersebut ditunjukkan dengan pertemuan Airlangga dengan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa, di Rumah Heritage Sam Ratulangi, Jakarta Pusat, Kamis 12 Mei 2022 malam.

Dalam momen itu, Airlangga menyebut bahwa ketiga partai itu bersatu.

Namun, dia tak menjelaskan maksud pernyataan tersebut, apakah sinyal berkoalisi di Pemilihan Presiden 2024 mendatang.

Ucapan Airlangga itu lantas ditimpali oleh Zulkifli Hasan dan Suharso. Pria yang akrab disapa Zulhas itu menyebut koalisi perkuat persatuan.

"Koalisi perkuat persatuan," ucap Zulhas.

"Untuk melanjutkan pembangunan," lanjut Suharso sambil bersalam komando dengan Airlangga dan Zulhas.

Menanggapi itu, Pengamat politik yang juga Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno menilai, pertemuan ketiga partai ini menjadi sinyal kuat akan berkoalisi di pemilu 2024.

Baca juga: Nama Panglima TNI Masuk Bursa Capres NasDem, Anies Baswedan Paling Dominan

Kata Adi, Golkar, PPP, dan PAN seakan ingin mengunci sejak dini soal kerjasama di antara mereka.

"Karena poros yang lain mulai menajajal kongsi," kata Adi saat dihubungi tribun network, Jumat (13/5).

Misalnya, kata Adi, PDI Perjuangan dan Partai Gerindra yang selalu terlihat intim dibeberapa pertemuan mereka.

Begitupun dengan Partai  NasDem yang bakal umumkan Capres di Juni mendatang.

"Golkar tentu tak mau jadi penonton. Makanya pertemuan ini digagas supaya ketiga partai mulai terikat sejak dini," tambahnya.

Meski belum melakukan deklarasi terbuka secara seremonial, Ketiga partai itu melihat situasi yang berkembang bahwa sejauh ini belum ada partai lain yang deklarasi koalisi.

"Tapi kedekatannya mulai dirajut," terang Adi.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved