Selasa, 21 April 2026

Perang Rusia Ukraina

Pasukan Chcechnya Kuasai Popasna Ukraina, CIA Sebut Putin Percaya Diri Menang

Kadyrov sering menggambarkan dirinya sebagai prajurit lapangannya Presiden Rusia Vladimir Putin.

Editor: Alfons Nedabang
ISTIMEWA
Pos pemeriksaan pasukan Ukraina di Kyiv hancur kena bom Rusia. 

POS-KUPANG.COM - Presiden Republik Chechnya Ramzan Kadyrov mengeklaim bahwa tentaranya telah menguasai sebagian besar Kota Popasna di Ukraina timur.

Pada pertengahan April, pasukan Rusia melancarkan serangan ofensif terbaru di sebagian besar wilayah timur Ukraina, sebagaimana dilansir Reuters, Sabtu 7 Mei 2022. Beberapa serangan dan penembakan paling intens terjadi baru-baru ini di sekitar Popasna di Wilayah Luhansk.

“Pasukan khusus Chechnya telah menguasai sebagian besar Popasna,” kata Kadyrov dalam sebuah unggahan di Telegram.

Reuters melaporkan, Kadyrov sering menggambarkan dirinya sebagai prajurit lapangannya Presiden Rusia Vladimir Putin. “Jalan-jalan utama dan distrik pusat kota telah sepenuhnya dibersihkan,” sambung Kadyrov.

Reuters tidak dapat memverifikasi klaim dari Kadyrov tersebut secara independen. Tidak ada tanggapan segera dari Ukraina.

Baca juga: Presiden Vladimir Putin Beri Peringatan Keras ke Barat Bakal Hari Kiamat, Rusia Siap Perang Nuklir?

Pada Sabtu malam waktu setempat, Oleksiy Arestovych yang merupakan penasihat Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan bahwa pertempuran sengit di Popasna terus berlanjut.

“Pertempuran untuk Popasna sedang berlangsung,” kata Arestovych dalam sebuah video di media sosial.

“Para propagandis Rusia dengan gembira telah melaporkan bahwa mereka telah mengambilnya, tetapi tidak seperti itu. Ini adalah klaim penaklukkan Popasna ke-117 dalam pekan ini,” sambung Arestovych.

Sementara Gubernur Wilayah Luhansk Arestovych Serhiy Gaidai mengatakan sebelumnya bahwa pasukan Ukraina masih menguasai daerah tersebut.

 “Situasinya sangat sulit, tetapi terkendali,” kata Gaidai dalam sebuah unggahan video di Telegram.

Dia menambahkan, pasukan Chechnya tidak ambil bagian dalam pertempuran, tetapi hanya menjarah dan merekam video.

Baca juga: Rusia Bom Sekolah Ukraina, 2 Tewas, 60 Dikhawatirkan Tewas

Kadyrov sering mengunggah laporan dan video Telegram tentang tentara Chechnya yang diduga berpartisipasi dalam kegiatan di Ukraina. Tetapi, belum ada konfirmasi berapa banyak tentara yang benar-benar telah dikerahkan dan apakah mereka telah berpartisipasi dalam pertempuran.

CIA Sebut Putin Percaya Diri

Presiden Rusia Vladimir Putin percaya bahwa dia tidak boleh kalah di Ukraina dan harus memaksimalkan perang. Tetapi dia tidak menunjukkan tanda-tanda rencana untuk menggunakan senjata nuklir taktis. Hal itu disampaikan direktur CIA Bill Burns, dilansir Al Jazeera.

Terlepas dari kegagalan pasukan Rusia untuk merebut Kyiv dan perjuangan mereka untuk maju di sepanjang garis depan utama perang di wilayah Donbas tenggara, Putin tidak mengubah pandangannya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved