Berita Sikka Hari Ini
Intip Pesona Wisata Sumber Mata Air Wair Batik, di Sikka
Ada banyak julukan yang disematkan untuk tempat itu, ada yang menyebutnya Wair Batik
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Nofri Fuka
POS-KUPANG.COM, MAUMERE - Tepat di perbatasan wilayah Kecamatan Koting dan Kecamatan Lela, Kabupaten Sikka ada sebuah objek wisata yang biasa dikunjungi oleh warga di Maumere.
Tempat itu bernama Wair Batik, berjarak sekitar 19, 3 Kilometer dari Kota Maumere.
Sebuah lokasi sumber mata air yang mengalir dari sebuah tebing. Ada banyak julukan yang disematkan untuk tempat itu, ada yang menyebutnya Wair Batik adapula yang menyebutnya Batik Wair.
Baca juga: Bupati Agas Akan Namakan Satu Jalan di Manggarai Timur Jaghur Stefanus
Demikian disampaikan oleh salah seorang warga, Jhon, yang kebetulan mengunjungi tempat itu dan berbincang dengan awak media, Minggu 8 Mei 2022.
Jhon menjelaskan tempat itu telah menjadi pusat pengambilan air yang disalurkan untuk warga di Kecamatan Lela maupun yang berada di luar wilayah Lela.
Selain itu, tempat ini juga menjadi tempat terselenggaranya upacara adat bagi warga sekitar yang menggelar momen pernikahan.
Baca juga: Negara Ini Berpotensi Besar Jadi Musuh Bersama Rusia Ukraina Gegara Pernyataan Mereka Ini, Apa Itu?
"Ini tempat banyak fungsinya, selain tempat membuat acara adat, juga sumber mata air dan tempat wisata," ujarnya.
Berbicara mengenai keberadaan Wair Batik sebagai tempat wisata, tentu tak asing lagi bagi warga di Kabupaten Sikka.
Jhon menceritakan tiap kali hari libur, banyak warga yang berdatangan kesana.
Baca juga: Jalan Putus di Wilayah Batuplat Kota Kupang Ditimbun Tanah Putih
"Ada yang datang untuk mandi, selain itu juga menikmati alam yang asri, ada yang juga datang untuk buat acara adat," tuturnya.
Pantauan Pos-Kupang, tampak anak-anak beserta orang dewasa sedang mandi di sekitar kolam dan pancuran air yang disiapkan. Ada juga yang duduk bercerita di sekitar bantalan batu, ada yang sedang bakar ikan adapula yang mengambil air.
Tempat tersebut terlihat masih natural, meskipun ada pipa-pipa yang melintang di sekitar kali itu. Namun, alamnya masih asri. Banyak pepohonan yang tumbuh, memayungi lokasi itu, yang tepat berada di bantaran sungai wair batik.
Baca juga: Lokasi Markas KKB Papua Eginius Kogoya Sudah Diketahui Lewat Video, Kapan TNI Polri Habisi KKB?
Perjalanan menuju kesana memakan waktu sekitar 30 menit lebih dari Kota Maumere. Sesampainya di sana, pengunjung harus melewati sebuah jalan setapak selebar pinggang orang dewasa (hanya untuk satu orang) yang cukup terjal.
Namun, pengunjung akan dimanjakan dengan jernihnya mata air yang muncul dari tebing di lokasi itu. Adapula sebuah air terjun mini dan sebuah kolam dapat dinikmati oleh pengunjung.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/desa-lela.jpg)