Berita Kota Kupang Hari Ini

Begini Komentar Pemkot Kupang Terkait Penutupan Ruko di Stadion Merdeka

PD Pasar harus mengambil upaya mencari jalan keluar, dengan cara mencari lapak di pasar untuk merelokasi pedagang

Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/IRFAN HOI
Ruko di Stadion Merdeka Kota Kupang dipagari dengan seng oleh pemilik tanah melalui kuasa hukumnya. Kamis, 5 Mei 2022 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang, telah mengetahui adanya penutupan ruko di Stadion Merdeka Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang. Pemkot segera melakukan pertemuan dengan pihak terkait untuk membahas masalah ini.

Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Kota Kupang, Hengki Malelak, mengatakan, tahun 2021 kemarin, Pemkot Kupang diundang oleh TNI Angakatan Darat berhubungan dengan aset di ruko Stadion Merdeka.

"Jadi kami dari Tata Pem bersama Asisten I waktu itu mengikuti pertemuan tersebut,  dalam pertemuan tersebut ternyata di lokasi tersebut ada aset TNI Angkatan Darat dan Pemerintah Provinsi NTT dan Pemerintah Kabupaten Kupang, ditambah klaim dari keluarga yang saat ini berperkara," kata dia, Kamis 5 Mei 2022.

Baca juga: SMAK St Ignatius Loyola Labuan Bajo Umumkan Kelulusan 100 Persen

Dia menyebut, memang Pemkot Kupang tidak memiliki aset di area tersebut. Sebelumnya di masa kepemimpinan Wali Kota Kupang S. K Lerik, telah dilakukan pendekatan dan perizinan untuk penggunaan tempat itu yang selanjutnya dikelola Pemkot. TNI AD diketahui memiliki sebuah koperasi pada tempat itu. 

"Jadi waktu itu Pemkot Kupang diizinkan untuk membuat lapak atau kios di area tersebut untuk disewakan kepada masyarakat," ujarnya.

Kepemilikan oleh TNI AD, memang sah. Bahkan, Pemprov dan Pemkab Kupang juga memiliki bukti yang jelas terkait lokasi itu. Hanya Pemkot yang tidak memiliki dokumen kepemilikan yang sah.

Baca juga: Bursa Transfer Pemain Liga 1 Musim 2022: Arema FC Kuras Uang Puluhan Miliar, Ini Tujuannya

Dengan situasi seperti ini, PD Pasar harus mengambil upaya mencari jalan keluar,  dengan cara mencari lapak di pasar untuk merelokasi pedagang yang ada di Ruko Stadion Merdeka.

Sementara itu, Asisten I Setda Kota Kupang, Jeffry Pelt, mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, yaitu Perusahaan Daerah (PD) Pasar, Bagian Hukum dan Tata Pemerintahan (Tata Pem) serta Badan Keuangan dan Aset Daerah Kota Kupang

"Kami juga akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi NTT dan Kabupaten Kupang, karena duhulunya, lahan tersebut milik Pemerintah Kabupaten Kupang, Pemerintah Kota Kupang meminta izin untuk mengelola aset tersebut," katanya. (*)

Berita Kota Kupang Hari Ini

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved