Perang Rusia Ukraina

Presiden Rusia Vladimir Putin Dikabarkan Akan Jalani Operasi Kanker Tiroid Di Tengah Konflik

Presiden Rusia Vladimir Putin dikabarkan segera menjalani operasi pengangkatan kanker di tengah invasi Rusia ke Ukraina berlangsung sengit.

Editor: Ferry Ndoen
AP Photo/Alexander Zemlanichenko
Presiden Rusia Vladimir Putin menghadiri kebaktian Paskah Ortodoks di Katedral Kristus Juru Selamat di Moskow, Rusia, Minggu, 24 April 2022. 

POS-KUPANG.COM - Presiden Rusia Vladimir Putin dikabarkan segera menjalani operasi pengangkatan kanker di tengah invasi Rusia ke Ukraina berlangsung sengit.

Putin akan melakukan operasi setelah selesai merayakan Hari Peringatan Kemenangan 9 Mei.

Putin menderita Parkinson lantaran beberapa kali terlihat tak bisa mengontrol gerakan tangan dan kakinya dan menderita kanker kelenjar tiroid lantaran ada dokter spesialis penyakit itu yang ditugaskan di dekatnya.

Karenanya, dalam waktu dekat, Putin harus menjalani operasi pengangkatan kanker yang tak bisa ditunda-tunda lagi.

Jenderal SVR melaporkan bahwa Putin menderita kanker perut dan Parkinson 18 bulan lalu.

Dia dilaporkan telah menunda operasi, yang sekarang tidak akan dilakukan sebelum peringatan Hari Kemenangan atas kemenangan Rusia dalam Perang Dunia Kedua di Lapangan Merah pada 9 Mei.

Berita itu muncul di tengah spekulasi bahwa Putin akan melancarkan perang habis-habisan di seluruh Ukraina dan memerintahkan mobilisasi massa pria usia militer, risiko politik yang cukup besar.

Operasi telah dijadwalkan pada paruh kedua April tetapi ditunda, klaim SVR.

Baca juga: Delapan Warga Sipil Tewas di Ukraina Timur, Imbas Putin Rebut Donetsk

"Putin direkomendasikan untuk menjalani operasi, yang tanggalnya sedang dibahas dan disepakati," kata outlet tersebut.

"Sepertinya tidak ada urgensi khusus, tapi itu juga tidak bisa ditunda."

"Presiden Rusia Vladimir Putin memiliki onkologi, dan masalah terbaru yang diidentifikasi selama pemeriksaan (terakhirnya) terkait dengan penyakit ini.'

Dia juga menderita penyakit Parkinson dan gangguan skizoafektif, yang membawa gejala skizofrenia termasuk halusinasi dan mania.

Kremlin selalu membantah keras Putin memiliki masalah medis dan menggambarkan dia dalam kesehatan yang kuat, bahkan ketika dia secara misterius absen dalam beberapa tahun terakhir.

Dalam sebuah video yang merinci klaim Jenderal SVR, narasumber, yang diduga merupakan mantan petinggi militer Kremlin yang tidak disebutkan namanya, mengatakan, "Putin telah membahas bahwa dia akan menjalani prosedur medis."

"Dokter bersikeras bahwa dia perlu dioperasi, tetapi tanggalnya belum ditentukan."

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved