Lebaran 2022

Imam Masjid Raya di Kupang Minta Umat Islam Jaga Kerukunan 

Khusus umat Islam di Masjid Raya Nurussa'adah Kota Kupang, agar turut menjaga keberagaman

Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/IRFAN HOI
SHOLAT - Umat Islam sedang melaksanakan sholat Maghrib di Masjid Raya Nurussa'adah Kota Kupang. Minggu 1 Mei 2022 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG-- Kementerian Agama (Kemenag) RI telah menetapkan hari raya idul Fitri 1443 Hijriyah jatuh pada Senin 2 Mei 2022. Penetapan itu berdasarkan pantauan hilal dan melalui sidang isbat yang digelar pada Minggu 1 Mei 2022 di Kantor Kemenag RI. 

Menghadapi Hari Raya Idul Fitri ini, Drs. H. Moh. Djafar, Imam Masjid Raya Nurussa'adah Kota Kupang, mengajak sesama umat Islam untuk saling memaafkan dalam hari yang suci dan mulia ini. 

"Saya minta selalu menjaga kesatuan dan persatuan terutama menjaga kerukunan umat beragama di daerah ini," tambah H. Moh. Djafar, Minggu, 1 Mei 2022 usai sholat Maghrib di masjid setempat. 

Baca juga: Sambut Lebaran, Masjid Agung Baiturahman Perumnas Kupang Salurkan Zakat

Khusus umat Islam di Masjid Raya Nurussa'adah Kota Kupang, agar turut menjaga keberagaman dalam rangka menciptakan kondisi sejuk mendukung upaya pemerintah dalam menjalankan segala bentuk pembangunan yang lancar demi kesejahteraan masyarakat. 

Terkait pandemi Covid-19 yang sudah melandai, Moh. Djafar menyebut ini menjadi kabar yang menggembirakan dengan diperbolehkannya sholat berlangsung di masjid dan lapangan terbuka. Namun demikian, dia tetap meminta pelaksanaan protokol kesehatan tetap dijaga dengan baik. 

"Tidak ada persiapan khusus dalam perayaan idul Fitri ini. Selesai sholat, salaman dan kita kembali ke rumah masing-masing," sebutnya. 

Baca juga: Bernarkah Dugaan Peselingkuhan Amanda Manopo & Arya Saloka Sudah Diketahui Kru Ikatan Cinta

Mohammad Sopian, mengaku sangat bergembira bisa melaksanakan sholat Ied bersama keluarga dan umat lainnya di masjid. Dia menyebut, selama bulan ramadhan, sholat tarawih tetap dilaksanakan di masjid masing-masing. Protokol kesehatan tetap dilakukan. 

Kegembiraan itu, menurutnya, selama hampir dua tahun, ibadah sholat di bulan ramadhan termasuk sholat Ied terjadi pembatasan bahkan ditiadakan karena covid-19. 

"Sudah dua tahun ya kita tidak bisa sholat di masjid seperti sebelumnya. Sekarang sudah kembali lagi. Saya senang dengan ini. Akhirnya bisa sholat sama-sama," kata Sopian, salah satu umat Islam ketika ditemui di masjid Agung Baiturrahman Perumnas Kota Kupang, Minggu malam. 

Baca juga: Anggota TNI Polri Tembak Mati Anggota KKB Papua Pembunuh Sertu Eka

Di tempat berbeda, salah satu mahasiswa di Kota Kupang, Ali Gibran mengaku dengan sholat Ied bersama ini, kiranya terus merajut kemajemukan antar umat di Kota Kupang. Predikat NTT, khususnya Kota Kupang sebagai wilayah toleransi agar terus dirawat. 

Untuk umat Islam, Ali mengatakan agar menjadi orang-orang yang terdepan merawat keberagaman itu. Ia mengingatkan pentingnya rasa saling memaafkan sebagai makna penting dari idul Fitri ini. 

"Sangat penting untuk saling memaafkan. Saling menjaga antar umat beragama. Kita harus sama-sama jaga ini semua," kata Ali Gibran. (Fan)

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved