Berita Nasional
Kemendagri Kantongi Nama Pj Kepala Daerah, Termasuk Flores Timur dan Lembata
Dalam menetapkan penjabat kepala daerah setingkat gubernur terdapat mekanisme dan aturan yang sudah ditetapkan.
"Kita juga harus menyiapkan pj gubernur, pj bupati, pj wali kota yang berakhir masa jabatannya di 2022 ini. Ada 101 daerah, disiapkan karena ada 7 gubernur, 76 bupati, dan ada 18 wali kota yang harus diisi," ujar Jokowi saat memberikan arahan pada rapat koordinasi persiapan Pemilu Serentak 2024 yang disiarkan YouTube Sekretariat Presiden, Minggu 10 Maret.
Baca juga: Doris Rihi Siap Jalankan Tugas Sebagai Penjabat Bupati Flotim
”Seleksi figur-figur penjabat daerah betul-betul dilakukan dengan baik, sehingga kita mendapatkan penjabat daerah yang capable, memiliki leadership yang kuat, dan menjalankan tugas yang berat di tengah situasi ekonomi global yang tidak mudah," lanjutnya.
Flotim dan Lembata
Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat mengusulkan dua pejabat eselon II lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT untuk menjadi Penjabat Bupati Kabupaten Lembata dan Penjabat Bupati Kabupaten Flores Timur (Flotim).
Masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati Flotim, Antonius Gege Hadjon-Agustinus Payong Boli dan masa jabatan Bupati Lembata Thomas Ola Langoday akan berakhir pada 22 Mei 2022.
Gubernur Viktor menyebut Doris Rihi yang saat ini menjabat Kepala Biro Tata Pemerintahan Setda NTT diusulkan menjadi Penjabat Bupati Flotim.
Sedangkan Marsianus Djawa yang saat ini menjabat Kepala Badan Penanaman Modal dan Perizinan Terpadat Satu Pintu (BPMPTSP) NTT diusulkan sebagai Penjabat Bupati Lembata.
"Doris dan Marianus," sebut Gubernur Viktor ketika ditanya wartawan mengenai siapa Penjabat Bupati Flotim dan Lembata, Selasa 5 April 2022.
Baca juga: Gubernur Viktor Laiskodat Ancam Tangkap Bupati dan Pegawai Tak Disiplin
Mengenai Penjabat Wali Kota Kupang, Gubernur Viktor mengaku sejauh ini belum ada pengusulan.
Sebagaimana diketahui, masa jabatan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore-Hermanus Man akan berakhir pada Agustus 2022.
"Baru dua itu saja, satunya kan bulan Agustus," ujarnya.
Marsianus Djawa baru pertama kali diusulkan menjadi penjabat bupati. Sementara Doris Rihi merupakan kali kedua. Sebelumnya, Doris Rihi menjadi Penjabat Bupati Sabu Raijua pada tahun 2020.
Doris Rihi enggan memberikan pernyataan terkait posisi barunya. Ia hanya menjelaskan bahwa pengusulan penjabat bupati telah dilakukan sejak 9 Maret 2022.
"Proses pungusulan penjabat bupati untuk 2 kabupaten, Flotim dan Lembata sudah dikirim ke Kemendagri sejak tanggal 9 Maret 2022. Hingga kini kami terus berkoordinasi dengan Kemendagri," katanya.
Terpisah, Marsianus Djawa membenarkan bahwa namanya juga diusulkan Gubernur NTT untuk menjadi penjabat bupati nanti. (tribun network/riz/nau/dod/fan/aca)