Berita Ende Hari Ini

Jelang Mudik Lebaran, Armada PT Pelni Layani Masyarakat Tapi Ketat Protokol Kesehatan

bagi penumpang yang hendak keluar NTT yang sudah menerima vaksin pertama dan kedua harus menunjukan surat rapid antigen.

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Kepala PT Pelni Cabang Ende, Firman Kurniawan.   

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM, MBAY - PT Pelni telah menyiapkan seluruh Armada untuk melayani masyarakat yang akan melakukan mudik lebaran tahun ini. Meski demikian, PT Pelni menerapkan syarat protokol kesehatan (prokes) Covid-19 yang ketat bagi calon penumpangnya.

Hal itu disampaikan oleh Kepala PT Pelni Cabang Ende, Firman Kurniawan kepada media ini saat ditemui di ruang kerjanya belum lama ini.

Firman mengatakan, penerapan prokes dalam mudik lebaran dilakukan karena kasus covid-19 belum berakhir. Karena belum berakhir, Satgas covid-19 pusat dan daerah sudah mengeluarkan persyaratan prokes bagi para penumpang.

Baca juga: Begini Prediksi BMKG Terkait Cuaca di Wilayah Provinsi NTT Hari Ini

"Khusus di NTT yang vaksin kedua sudah bebas rapid tes antigen. Kalau booster juga bebas rapid. Kalau yang baru satu kali vaksin tetap rapid antigen," terangnya.

Sementara itu, tambah Firman, bagi penumpang yang hendak keluar NTT yang sudah menerima vaksin pertama dan kedua harus menunjukan surat rapid antigen.

"Kalau yang baru vaksin pertama, maka harus menunjukan PCR. Kalau booster maka bebas," tambahnya.

Firman menjelaskan, untuk mengantisipasi arus mudik bagi masyarakat di wilayah Kabupaten Ende, pihaknya telah menyiapkan sebanyak dua unit kapal Pelni yakni KM Awu dan KM Wilis serta satu unit Kapal Roro dengan tujuan Surabaya.

Baca juga: Sisi Lain Rusia yang Jarang Diketahui, Jadi Negara Pemilik Masjid Terbesar dan Termewah di Eropa

Sejauh ini, kata Firman, arus penumpang jelang Idul Fitri masih normal atau belum ada kenaikan apa lagi kenaikan yang signifikan. Kebaikan  diprediksi akan terjadi menjelang H-1 pelaksanaan lebaran.

"Kondisi saat ini masih normal,belum ada kenaikan. Kemungkinan besar H-1 terjadi kenaikan," katanya.

Firman berharap, masyarakat yang ingin melakukan mudik lebaran dapat memenuhi semua persyaratan prokes yang ada supaya dapat menghentikan lanjutnya penyebaran virus corona. (*)

Berita Ende Hari Ini

 

 

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved