HUT Ke 138 Kota Kupang
Akademisi Bilang Jefri Riwu Kore Dongkrak Elektabilitas Dengan Ragam Program
Jeriko dan Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man, akan berakhir masa jabatannya pada Agustus 2022 nanti
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi
POS-KUPANG.COM, KUPANG-- Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore (Jeriko) akhir-akhir ini giat menyambangi warga. Dia menyerahkan bantuan bedah rumah bagi warga dari anggaran Pemerintah hingga menyalurkan sejumlah bantuan lain.
Jeriko dan Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man, akan berakhir masa jabatannya pada Agustus 2022 nanti.
Dekan Fisip Unwira Kupang, Drs. Marianus Kleden, M.Si, menjelaskan, upaya yang dilakukan Jefri Riwu Kore adalah untuk menjaga sekaligus meningkatkan elektabilitasnya.
"Terkait dengan kebijakan seperti itu berkaitan erat dengan niat meningkatkan elektabilitas pak Jefri ya," kata dia, Minggu 24 April 2022 malam.
Marianus menegaskan, Jeriko sebelumnya sudah loyo dalam pertarungan politik ketika menjabat sebagai ketua Partai Demokrat NTT.
Baca juga: Wali Kota Kupang Pantau TPS di Liliba yang Terpasang CCTV
Namun demikian, Jeriko justru sangat dekat dengan masyarakat kalangan bawa. Terbukti melalui survey yang digelar universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang pada beberapa waktu lalu.
Dia menilai, kebijakan yang dilakukan Jeriko itu untuk menggenjot elektabilitasnya.
Secara khusus, Marianus lebih memberi pendapat mengenai pemasangan WiFi gratis yang dikerjakan Pemerintah Kota Kupang pada era kepemimpinan Jeriko dan Herman Man.
Ia berpandangan, Kota Kupang ditempati beberapa universitas besar seperti Undana, UNWIRA, Muhammadiyah dan beberapa kampus lainnya.
Kehadiran WiFi gratis ini tentu sangat membantu. Mahasiswa bisa mengakses jurnal dan tulisan ilmiah dengan dibantu WiFi gratis itu.
Informasi mengenai penjualan online dan hal lain, kata Marianus, akan lebih mudah di akses.
Baca juga: Buka Festival Peluru Hawu, Wali Kota Kupang Jadi Wasit Pertandingan Eksebisi
Dari segi asas manfaat WiFi gratis mempunyai dampak besar bagi lingkaran akademik maupun masyarakat luas, misalnya stok pangan, pergeseran harga, dinamika ekonomi dan politik, semuanya bisa diakses oleh warga.
Dari segi penampilan fisik, Kota Kupang menarik dan dari segi jejaring sosial. Sisi lain, masyarakat Kota Kupang difasilitasi untuk menikmati menariknya Kota Kasih ini.
Masyarakat akar terhubung dengan infrastruktur yang dibangun sebagai titik temu warga. Titik temu warga itu justru ditingkatkan dengan pemasangan WiFi gratis itu.