Berita Kota Kupang Hari Ini

Wali Kota Kupang Pantau TPS  di Liliba yang Terpasang CCTV

terima kasih kepada Wali Kota Kupang dan ibu, Camat Oebobo dan semua pihak yang sudah mendukung hadirnya TPS itu.

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG.COM/OBY LEWANMERU
Wali Kota Kupang, Dr. Jefri Riwu Kore bersama ibu Hilda Manafe, Camat Oebobo, Paul Werang dan Lurah Liliba, Viktor A. Makoni memantau TPS di Kelurahan Naioni. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Wali Kota Kupang, Dr. Jefri Riwu Kore memantau salah satu Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di Kelurahan Liliba, Kecamatan Oebobo. TPS ini memiliki kamera Closed Circuit Television (CCTV) untuk memantau kedisiplinan warga membuang sampah.

Pantauan POS-KUPANG.COM, Rabu 19 April 2022 malam, Wali Kota Kupang didampingi Ketua TP PKK Kota Kupang, Hilda Riwu Kore-Manafe memantau TPS di  Kelurahan Liliba. Turut hadir Camat Oebobo, Paul Werang, Camat Kelapa Lima, Wayan Astawa, Camat Alak, Ady Palli.

Hadir juga Lurah Liliba, Viktor A. Makoni, Ketua LPM Kelurahan Liliba, Apolonius Nurak, Sekretaris LPM, Herman Laning, Ketua RW 13, Hiro Bifel, Ketua RT 5, Yapson Nggebu, Ketua RT 01, Alfris dan masyarakat setempat.

Saat memantau TPS itu, Jefri Riwu Kore meminta masyarakat baik yang berdomisili di Kelurahan Liliba maupun sekitarnya agar membuang sampah tepat pada waktu yang sudah ditetapkan.

Baca juga: Mariupol Memburuk,1000 Warga Sipil Terjebak di Pabrik Baja, Boris Johnson Samakan Putin dengan Buaya

"Jangan juga buang sampah di luar bak ini. Buang di dalam sehingga tidak tercecer," kata Jefri.

Jefri juga mengapresiasi pemerintah kecamatan, kelurahan hingga RT dan RW yang telah mendukung sehingga bak sampah itu bisa dibangun hingga pemasangan CCTV.

Lurah Liliba, Viktor A. Makoni menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Kupang dan ibu, Camat Oebobo dan semua pihak yang sudah mendukung hadirnya TPS itu.

"TPS ini dibangun secara swadaya masyarakat. TPS ini dilengkapi dengan CCTV," kata Viktor.

Viktor saat ini meminta agar pemerintah bisa memasang jaringan internet di titik tersebut.

Baca juga: Bangun Tambak Garam di Malaka, PT IDK Pastikan 90 Persen Rekrut Tenaga Kerja Lokal

Menurut Viktor, waktu yang ditetapkan bagi warga untuk membuang adalah dari pukul 18:00 wita - pukul 06.00 wita.

"Jika ada warga yang buang tidak sesuai waktu dan itu warga di wilayah Liliba, maka saya akan tegur dan membina. Jika dari luar wilayah kita akan koordinasi untuk dan beri informasi agar membuang sampah sesuai waktu yang ditetapkan," katanya.

Untuk diketahui, Liliba adalah kelurahan pertama di Kota Kupang, NTT, yang memanfaatkan teknologi CCTV untuk memantau aktivitas pembuangan sampah.(*)

Berita Kota Kupang Hari Ini

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved