Jumat, 15 Mei 2026

Perang Rusia Ukraina

Kaum Ibu di Mariupol Ukraina Meminta Bantuan Paus Fransiskus

Kardinal Michael Czerny menyampaikan surat yang ditujukan kepada Paus Fransiskus oleh sekelompok wanita yang terperangkap di kota Mariupol, Ukraina.

Tayang:
Editor: Agustinus Sape
ANSA
Pemandangan Mariupol Ukraina dari udara yang hancur akibat pengeboman. 

Masih mungkin untuk membantu mereka yang menderita

Oleh karena itu, para ibu meminta intervensi Paus Fransiskus agar warga sipil, serta tentara yang terluka yang tidak dapat dirawat, diizinkan untuk mengungsi dari kota sesegera mungkin.

Meskipun jumlah mereka yang sekarat meningkat setiap hari, “masih mungkin untuk membantu mereka yang menderita”, tulis para wanita Mariupol.

“Petisi putus asa ini juga ditujukan kepada semua orang yang dapat membantu membuka koridor kemanusiaan, dengan gencatan senjata, yang persis seperti yang dibutuhkan situasi saat ini,” kata Kardinal Czerny.

Pada saat ini, di samping sukacita Kebangkitan, kita harus mampu membawa "secara bersamaan penderitaan dan penderitaan saudara-saudari kita di Ukraina dan juga di banyak tempat lain di dunia di mana terdapat irasionalitas perang yang mengerikan ini."

1.000 warga sipil di pabrik baja Azovstal

Surat itu menarik perhatian, khususnya, kepada sekitar 1.000 warga sipil, kebanyakan wanita dan anak-anak, yang telah mengungsi di pabrik baja Azovstal yang terkepung.

"Pada awal pertempuran, orang-orang ini berpikir bahwa hidup dengan militer akan memberi mereka tidak hanya keamanan, tetapi juga kesempatan untuk menerima makanan, air, dan perawatan medis," jelas surat itu.

Sebaliknya, apa yang tampak seperti benteng kini telah menjadi "perangkap", di mana bahkan "mengirimkan makanan dan air minum" menjadi tidak mungkin.

Bantuan Paus Fransiskus untuk evakuasi dari Mariupol "akan menjadi tindakan yang benar-benar kebapakan, bantuan seorang gembala yang baik dan tindakan belas kasih yang sejati," menyimpulkan surat permohonan yang ditulis oleh para ibu Ukraina.

Sumber: vaticannews.va

Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved