Berita Manggarai Barat Hari Ini

Dirut BPOLBF Sampaikan Progres Pembangunan Penataan Labuan Bajo

Shana berharap agar stakeholder terkait menyampaikan program yang sesuai dengan ITMP dan diusulkan segera mungkin

Penulis: Gecio Viana | Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/HO-DIVISI KOMUNIKASI PUBLIK BPOLBF
FOTO BERSAMA - Para peserta rakor foto bersama di Hotel The Jayakarta Suites Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Jumat 8 April 2022     

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana

POS-KUPANG.COM, LABUAN BAJO - Labuan Bajo merupakan salah satu daerah yang terpilih sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas. Sebagai daerah yang dijadikan salah satu Destinasi Pariwisata Super Prioritas tentunya sarana dan parasananya harus memadai dan mendukung, seperti Amenitas, Aksesibilitas dan Atraksinya bisa terintegrasi dan terkoneksi dengan baik. 

Kemenkomarves sebagai lembaga pemerintahan yang memiliki tugas untuk menyelenggarakan koordinasi, sinkronisasi, dan pengendalian urusan kementerian dalam penyelenggaraan pemerintahan dibidang kemaritiman dan investasi, mengadakan rapat koordinasi usulan pembangunan pariwisata DPSP di Labuan Bajo sekaligus koordinasi anggaran penyelesaian penataan Labuan bajo Flores tahun 2024 bersama 3 Manggarai diantaranya; Manggarai, Manggarai Barat, dan Manggarai Timur.

Baca juga: Ramalan Zodiak Kesehatan Besok Minggu : Virgo Sarapan Bergizi & Gym, Scorpio Bergerak

Rakor tersebut digelar pada 8 April 2022 yang bertempat di Hotel The Jayakarta Suites Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat

Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF), Shana Fatina dalam kesempatan itu menyampaikan progres pembangunan serta kegiatan yang sudah dilakukan dan yang sedang dilakukan oleh pihaknya.

Baca juga: Pasien JKN-KIS Puas dengan Layanan Cuci Darah di RS Siloam Labuan Bajo

"Sebagai satker Kemenparekaf yang memiliki fungsi Koordinatif dan Otoritatif, kami BPOLBF melakukan beberapa kegiatan untuk mendukung perkembangan pembangunan DPSP di Labuan Bajo, di wilayah koordinasi kami melakukan MoU dengan 11 Kabupaten yang ada di FLORATAMA (Flores Alor, Lembata dan Bima) dan mendukung program pembangunan yang akan dilakukan pada segi amenitas, atraksi dan aksesibilitas dan akan terintegrasi di 11 wilayah koordinasi yang ada di FLORATAMA dan pada fungsi Otoritatif  segala bentuk pembangunan dan kegiatan tentunya akan selesai sebelum tahun 2024" ujar Shana dalam keterangan yang diterima POS-KUPANG.COM.

Shana berharap agar stakeholder terkait bisa menyampaikan program yang sesuai dengan ITMP dan diusulkan segera mungkin, karena pada prinsipnya 2024 semuanya harus sudah selesai dan pihak terkait harus siap melaksanakan dengan standar yang sesuai. 

Baca juga: Terkenal Sadis, Inilah Sosok Egianus Kogoya, Pimpinan KKB Papua Termuda yang Jadi Target TNI Polri

Asisten Deputi Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves), Kosmas Harefa, menyampaikan, agar segala pembangunan dan proyek di Labuan Bajo segera diselesaikan. 

"Terpilihnya Labuan Bajo sebagai salah satu DPSP menjadi satu kebijakan yang sangat trategis dan mendapat atensi dari presiden, beberapa program selama 3 tahun terakhir sudah di lakukan di 5 DPSP termasuk Labuan Bajo. Namun perlu diketahui bahwa, menyandang status DPSP bukan status selamanya dan secara periodik akan selesai pada tahun 2024 . Oleh karena itu rapat pada hari ini menjadi rapat koordinasi kita semua agar apa yang sudah dilakukan, yang belum dan yang sedang dilakukan kita diskusikan bersama disini agar tahun 2024 seluruh pembangunan dan proyek selesai dan siap landas," katanya. 

Baca juga: Ikuti Link Live Streaming Everton Vs Man United, Kickoff 18.30 WIB

Asdep Bidang Permodalan dan Kepariwisataan (Sekretariat Kabinet), Arif menegaskan, semua program yg sudah dicanangkan di pastikan memberikan manfaat untuk masyarakat dan segala bentuk proyek harus dipastikan semuanya selesai pada tahun 2024.

Rapat yang digelar secara Luring dan Daring ini dihadiri oleh, Perwakilan dari pemerintah Kabuy Manggarai Barat, Pemerintah Kabupaten Manggarai, Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur, Balai Pengelolaan Jalan Nasional, Cipta Karya, Bappenas dan Lembaga terkait.(*)

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved