Penemuan Mayat di Oebelo
Mayat Tanpa Identitas Di Pantai Oebelo Tidak Bisa Dilakukan Autopsi
Karena itu kepolisian hanya bisa melakukan visum et repertum terhadap jenazah tersebut
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Tapehen
POS-KUPANG.COM, OELAMASI- Sosok Mayat yang ditemukan terapung di pesisir pantai Desa Oebelo kini belum bisa dilakukan autopsi.
Jenazah tanpa identitas tersebut saat ini masih disimpan di ruang IPJ RSB Titus Uly Kupang sambil menunggu keluarga yang bisa mengenali jenazah tersebut.
Kapolres Kupang, AKBP FX Irwan Arianto S.IK, MH, saat dikonfirmasi Selasa 5 April 2022 menjelaskan saat ini belum ada keluarga yang datang mengenali jenazah tersebut.
Baca juga: BREAKING NEWS : Warga Temukan Mayat Tanpa Identitas di Pantai Oebelo Kupang
"Kita tidak bisa autopsi karena tidak ada keluarga, karena dasar autopsi atas persetujuan keluarga," jelas Kapolres.
Karena itu kepolisian hanya bisa melakukan visum et repertum terhadap jenazah tersebut.
Saat ini juga jelas kapolres, sedang menyiarkan soal penemuan jenazah tersebut beserta ciri-ciri dan atribut yang dia pakai baik lewat media sosial dan juga pemberitaan agar keluarga yang merasa mengenali bisa datang ke rumah sakit.
Baca juga: Tim SAR Bantu Evakuasi Mayat Terapung di Pantai Oebelo Kupang
Kapolres juga menjelaskan sosok mayat tersebut berjenis kelamin laki-laki tanpa identitas dan diperkirakan berusia remaja.
Dari hasil pemeriksaan pasca evakuasi pada tubuh korban terdapat memar di bagian ketiak kiri hingga lengan kiri dan selangkangan kiri serta lebam di dada bagian kiri
Menurut analisa perkirakan tim Medis bahwa korban sudah meninggal lebih dari 3 hari. Hingga saat ini Kapolres mengungkapkan identitas lengkap dari korban tersebut belum diketahui.
Baca juga: Polisi Identifikasi Benda-benda yang Dikenakan Korban Terapung di Oebelo Kupang
Pada saat ditemukan, terdapat beberapa tanda pengenal untuk bisa mengenali identitas korban yakni pada tangan kiri korban terdapat 2 gelang berwarna merah muda dan hitam.
Pada jari manis kiri korban terdapat sebuah cincin besi berwarna silver dan Korban mengenakan celana trening berwarna biru bertuliskan SMAN 1 Semau Selatan.(cr9)