Breaking News
Selasa, 12 Mei 2026

Perang Rusia Ukraina

Perang Rusia vs Ukraina: Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy Pecat 2 Jenderal Pengkhianat

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy pada Kamis mengatakan dalam sebuah rekaman video bahwa dirinya telah memecat dua anggota senior Dinas

Tayang:
Editor: Ferry Ndoen
Via Intisari.Grid.ID
Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina , Volodymyr Zelensky 

POS-KUPANG.COM - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy pada Kamis (31/3/2022) mengatakan dalam sebuah rekaman video bahwa dirinya telah memecat dua anggota senior Dinas Keamanan Nasional Ukraina dengan alasan mereka adalah pengkhianat.

Kedua jenderal yang dipecat yakni Kepala Departemen Keamanan Dalam Negeri Naumov Andriy Olehovych dan Kepala Cabang Dinas Keamanan Ukraina di wilayah Kherson Kryvoruchko Serhiy Oleksandrovych.

"Saya tidak punya waktu untuk berurusan dengan semua pengkhianat. Mereka semua secara bertahap akan dihukum," kata Zelensky, dikutip dari Reuters.

Dia menambahkan bahwa kedua pria itu telah mengkhianati sumpah mereka untuk membela Ukraina. 

Peristiwa itu menandai pertama kalinya Zelenskiy mengumumkan pemecatan terhadap mereka yang terlibat dalam pertahanan Ukraina.

Pada hari kemarin, Zelensky juga mengatakan, situasi di selatan dan wilayah Donbass tetap sangat sulit dan menegaskan kembali bahwa Rusia sedang membangun pasukan di dekat Kota Mariupol yang terkepung.

Baca juga: Perang Rusia vs Ukraina: Ini Jenderal Dipromosi Presiden Rusia Putin,Langsung Berangkat ke Mariupol

Dia, yang sering menggunakan citra warna-warni, mengatakan bahwa Rusia sangat jahat dan ingin menghancurkan sehingga mereka seolah-olah berasal dari dunia lain.

Zelensky menggambarkan Rusia sebagai monster yang membakar dan menjarah, yang menyerang dan bertekad untuk membunuh.

Rusia sendiri mengatakan sedang melakukan operasi militer khusus untuk melucuti senjata dan "denazifikasi" tetangganya.

Seorang prajurit Ukraina berdiri di atas tank Rusia yang berhasil direbut, setelah bertempur dengan pasukan Rusia di Desa Lukyanivka di luar Kyiv, Minggu (27/3/2022).
Seorang prajurit Ukraina berdiri di atas tank Rusia yang berhasil direbut, setelah bertempur dengan pasukan Rusia di Desa Lukyanivka di luar Kyiv, Minggu (27/3/2022). (REUTERS/Marko Djurica.)

Moskwa juga membantah tuduhan Kyiv bahwa pasukan Rusia menargetkan warga sipil.

Zelenskiy mengatakan, pasukan Ukraina telah mendorong mundur Rusia dari Kyiv dan Chernihiv.

Kyiv adan Chernihiv merupakan dua kota yang diumumkan Moskwa tidak akan lagi menjadi fokus serangan karena mereka berusaha mengamankan wilayah separatis Donbass dan Luhansk di tenggara.

Baca juga: Liga 1: 28 Tahun Bersemi, Tiada Lagi Klub Papua di Liga 1, Ini 5 Fakta Sang Jenderal Mutiara Hitam

"Akan ada pertempuran di depan. Kami masih harus menempuh jalan yang sangat sulit untuk mendapatkan semua yang kami inginkan," kata Zelensky.

"Situasi di selatan dan di Donbas tetap sangat sulit," tambahnya.

Zelensky: Kami Tak Akan Kurangi Upaya Pertahanan

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved