Berita NTT Hari Ini
Pemakaman Jenazah Praka Wilson Here Jadi Kewenangan Keluarga
penghargaan dari negara berupa kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi dari sebelumnya Pratu Marinir menjadi Praka Marinir
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Christin Malehere
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Pemakaman jenazah Praka Wilson Anderson Here menjadi hak penuh dari keluarga yang menentukan tempat pemakamannya.
Sedangkan Korps Marinir TNI-AL berkewajiban memfasilitasi kepulangan jenazah Praka Marinir Wilson Anderson Here dari Papua ke kampung halamannya di Kupang.
Demikian penyampaian Dinas Penerangan Lantamal VII, Letnan Aris kepada POS-KUPANG.COM, Selasa 29 Maret 2022.
Aris mengatakan Korps Marinir TNI-AL menghormati keinginan keluarga Praka Wilson Here yang menolak pemakaman di Taman Makam Pahlawan (TMP) sehingga menyerahkan semuanya kepada keluarga.
Meski demikian, acara pemakamannya akan dilakukan secara kedinasan militer bagi seorang prajurit dan tempat pemakamannya telah disiapkan oleh keluarga almarhum.
Baca juga: Pemprov NTT Laporkan 771 Kasus Covid-19 Dalam Sehari, Ini Datanya
"Korps Marinir TNI-AL hanya memfasilitasi dan membantu meringankan beban keluarga untuk memenuhi keperluan dari Praka Wilson Here yang telah gugur di Medan tugas," pungkasnya.
Sebelumnya, ayah kandungnya, Karel Here mengatakan pihak TNI-AL telah mendatang keluarga sebanyak tiga kali untuk meminta kepada keluarga agar memakamkan jenazah Praka Wilson di Taman Makam Pahlawan (TMP) Dharmaloka.
Menurut pihak TNI-AL, Praka Wilson telah gugur dalam tugas operasi di Papua sehingga mendapatkan penghargaan dari negara berupa kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi dari sebelumnya Pratu Marinir menjadi Praka Marinir (Anumerta).
Atas dasar itu, Negara memberikan hadiah berupa pemakaman jenazah Praka Wilson di komplek TMP Dharmaloka.
Baca juga: Pemprov NTT Bersama Ombudsman RI Teken Renja
"Kami mendapatkan tawaran dari instansi TNI-AL sebanyak tiga kali untuk memakamkan jenazah Praka Wilson di TMP Dharmaloka, akan tetapi keluarga menolak karena tidak ingin jauh dari Wilson," ungkap Karel.
Pertimbangan keluarga, apabila jenazah Wilson dimakamkan di TMP Dharmaloka, maka keluarga akan kesulitan untuk berziarah ke makamnya yang tidak dibuka setiap saat.
"Jika di TMP Dharmaloka maka kunjungan ziarah dibatasi, hanya waktu-waktu tertentu saja, sedangkan jika di pekarangan belakang rumah, kami setiap hari dapat mengenang, termasuk membakar lilin dan menabur bunga di makamnya, artinya nisan dari Praka Wilson tetap kami kenang selalu tanpa batas waktu dan tempat," ujar Karel.
Terkait pelaksanaan pemakaman akan dilakukan secara kedinasan militer dari Instansi TNI-AL di tempat pemakaman yang telah disiapkan oleh keluarga. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/ibu-pratu-wilson-here-menangis.jpg)