Renungan Harian Katolik
Renungan Harian Katolik, Senin 28 Maret 2022: Rendah Hati, Iman dan Cinta
Kesulitan hidup selalu menghadang kita dan membuat kita takut dan cemas. Bagaimana kita dapat bersorak dan bersukacita dalam kesulitan?
Renungan Harian Katolik, Senin 28 Maret 2022: Rendah Hati, Iman dan Cinta (Yoh 4:43-54)
Oleh: RD. Eman Kiik Mau
POS-KUPANG.COM - Kesulitan hidup selalu menghadang kita dan membuat kita takut dan cemas. Bagaimana kita dapat bersorak dan bersukacita dalam kesulitan? Bdk. Yes 65:18-19.
Apa hambatannya? Prinsip hidup, cara berpikir, cara berkata, harta milik, jabatan, dan cara bertindak yang dianggap hebat dan lebih dari orang lain dan apalagi jika kelebihannya diakui oleh orang lain, sering menjadi istana yang memupuk rasa aman, rasa sombong dan tanpa kita sadari menjadi penjara.
Sikap pegawai istana dalam Injil Yohanes hari ini menjadi pegangan. Ia berada dalam lindungan istana, pusat seluruh kekuasaan masyarakat. Tetapi ia keluar dari istana. Ia sudah mendengar tentang Yesus.
Oleh karena itu, ada dorongan dari dalam dirinya sendiri, "Pergi ke luar, dan di luar sana Anda mendapatkan jalan keluarnya, karena di luar ada Yesus dan Anda dapat bertemu dengan Yesus!"
Pegawai istana sadar bahwa istana mempunyai segalanya, tetapi tidak dapat mengatasi semua persoalan. Beriman berarti pergi ke luar dari kemapanan, berziarah dalam batin kita untuk menjangkau dunia yang lebih luas.
Kita dapat memetik dari pegawai istana 3 sikap positif yakni sikap rendah hati, iman dan cinta. Dengan ketiga sikap ini, sang pegawai istana bisa bertemu dengan Yesus yang adalah sumber sukacita dan sorak sorai menurut Nabi Yesaya dalam bacaan pertama hari ini (Yes 65:17-21). Ia menciptakan hidup baru, langit dan bumi baru bagi kita. (Yes 65:1).
Tuhan Yesus, Dikaulah sumber sukacita dan harapan kami. Kepada-Mu kami datang bersembah sujud. Amin.*
Teks Lengkap Bacaan Renungan Katolik 28 Maret 2022:
Bacaan I: Yes 65:17-21
Tidak akan terdengar lagi bunyi tangisan dan bunyi erang.
Bacaan dari Kitab Yesaya:
Beginilah firman Allah, "Aku menciptakan langit yang baru dan bumi yang baru!
Hal-hal yang dahulu tidak akan diingat lagi, dan tidak akan timbul lagi dalam hati.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/rd-eman-kiik-mau_02.jpg)