Prajurit NTT Gugur di Papua

Almarhum Pratu Marinir Wilson Here Merupakan Sosok Periang

Kerabatnya, Jhon Merasi mengatakan sosok Wilson sebagai Pahlawan Sejati bagi semua Tim Grup Bola

Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/ CHRISTIN MALEHERE
RUMAH DUKA - Suasana rumah duka Almarhum Pratu Marinir Wilson Anderson Here yang terletak di Jalan Oeklipi, RT 16 RW 06 Kelurahan Sikumana, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Minggu 27 Maret 2022 malam 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Christin Malehere

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Kepergian sosok prajurit Marinir TNI-AL Pratu Marinir Wilson Anderson Here yang meninggal dunia akibat serangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua telah menyisahkan duka mendalam bagi keluarga dan kerabat.

Salah satunya, Maria Djami Here yang berstatus saudara sepupu yang tidak menyangka kepergian Wilson untuk selamanya.

Kepada POS-KUPANG.COM, Minggu 27 Maret 2022, Maria mengaku kaget saat mendapat kabar kematian Wilson di tanah Papua.

Baca juga: Prajurit Marinir asal Kupang Pratu Wilson Here Jadi Korban Serangan KKB Papua di Nduga

Terlebih Wilson yang meninggal dalam usia sangat muda, 25 tahun membuat keluarga merasa sangat kehilangan akan sosok periang dan sangat dekat dengan keluarganya.

"Wilson sangat baik dan ramah di kalangan keluarga. Bahkan dia tidak pernah menjaga jarak, sehingga kami sangat dekat bahkan saling berkomentar terhadap unggahan status WhatsApp atau media sosial facebook," ungkap Maria.

Kerabatnya, Jhon Merasi mengatakan sosok Wilson sebagai Pahlawan Sejati bagi semua Tim Grup Bola.

Baca juga: Pratu Wilson Here Tewas Tertembak, Mimpi Adik di Kupang Jadi Kenyataan, Sang Ibu Sangat Terpukul

"Kami sangat kehilangan sosok Wilson yang bukan saja menjadi teman tapi juga saudara bagi kami terutama berbagi dalam suka dan duka," ujar Jhon.

Salah satu kenalan almarhum, akun facebook, R. Widia N dalam postingan komentarnya terkait kabar kematian Wilson, berisi Wilson menelepon dirinya untuk pamitan karena melakukan  patroli dadakan, serta berjanji akan menelepon kembali, sehingga Widia menunggu teleponnya.

Bahkan Wilson juga berjanji akan pulang pada bulan depan (April) tapi kenyataannya Wilson pulang lebih awal.

Baca juga: Hasil Operasi Imigrasi, Ada 11 WNA Tinggal di Sumba Timur

Selain itu Wilson juga menyanyikan lagu gugur bunga, akan tetapi lagu tersebut diperuntukkan bagi dirinya sendiri.

Wilson juga mengutarakan bahwa sangat rindu dengan orangtuanya karena waktu pulang terakhir saat selesai pendidikan. Akan tetapi kenyataannya kepulangan Wilson diantar dengan membawa peti.

Widia juga mengucapkan terima kasih untuk Wilson yang telah menjadi teman yang baik untuknya. (CR14)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved