Berita Lembata Hari Ini

Lima Desa Pesisir di Lembata Terima SK Bupati Tentang Konservasi Laut Muro

Pemda Lembata, menurutnya, memberikan kepercayaan kepada komunitas Muro dalam rangka pelestarian alam di darat

Penulis: Ricardus Wawo | Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/RICKO WAWO
BUPATI - Bupati Lembata, Thomas Ola Langoday menyerahkan SK kepada pemerintah desa dan Kabelen Lewo (tokoh masyarakat adat) masing-masing desa di Moting Ema Maria, LSM Barakat, Senin, 21 Maret 2022 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo

POS-KUPANG.COM, LEWOLEBA - Bupati Lembata Thomas Ola Langoday secara langsung menyerahkan Surat Keputusan (SK) bupati kepada lima desa yang menerapkan konservasi laut Muro.

Kelima desa tersebut yakni Tapobaran, Dikesare, Lamawolo, Lamatokan dan Kolontobo. SK diberikan kepada pemerintah desa dan Kabelen Lewo (tokoh masyarakat adat) masing-masing desa di Moting Ema Maria, LSM Barakat, Senin, 21 Maret 2022.

Muro sendiri merupakan kearifan lokal masyarakat yang diwariskan nenek moyang untuk menjaga kelestarian laut. Sejak tahun 2016, LSM Barakat melakukan pendampingan di lima desa dimaksud untuk menghidupkan lagi Muro.

Baca juga: Perbedaan Zakat Fitrah & Zakat Mal, Cara Menghitung Zakat Lengkap dengan 8 Golongan Penerima Zakat

Bupati Lembata Thomas Ola Langoday berterima kasih kepada LSM Barakat yang telah menghidupkan kembali model kelestarian alam masyarakat adat.

"Memang ini kerja berkepanjangan. Pekerjaan barakat yang dilakukan dengan cinta yang besar. Pemda berikan apresiasi dan penghargaan dalam bentuk SK kepada Komunitas Muro. Semoga Kapitan Sari Lewa, satu hati mengelola Muro supaya beri dampak kepada masyarakat," pesannya.

Pemda Lembata, menurutnya, memberikan kepercayaan kepada komunitas Muro dalam rangka pelestarian alam di darat, laut dan udara. 

Baca juga: Ketua KONI NTT dan NTB Bertemu, Ini Yang Dibahas

Dia juga meminta peran penting Belen Lewo (tokoh masyarakat adat dan Kapitan Sari Lewa (penjaga Muro) untuk menggerakkan dan mengedukasi masyarakat tentang Muro.

Direktur LSM Barakat Benediktus Bedil menyampaikan bahwa program Muro itu cukup seksi di mata nasional dan internasional. Jadi, banyak pihak mau mendukung pelaksanaan Muro di Lembata termasuk pemerintah pusat melalui kementerian.  

Baca juga: Update Jadwal Lengkap Pencairan THR & Gaji 13 PNS Tahun 2022 Serta Nominal yang Akan Diterima

"Terima kasih kepada bapak bupati karena berikan tempat kepada Muro dalam eksplorasi budaya," kata Benediktus.

Dia juga memaparkan perihal koperasi Muro dan dampak Muro bagi perubahan iklim di Lembata.(*) 

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved