Perang Rusia Ukraina
Rusia Luncurkan Rudal Hipersonik 'Kinzhal' Melawan Ukraina, Sulit Dideteksi Radar AS, NATO
Rudal hipersonik bergerak lima kali kecepatan suara dan setelah diluncurkan, mereka terbang ke luar angkasa, tetapi kemudian turun
Rusia Luncurkan Rudal Hipersonik 'Kinzhal' Melawan Ukraina, Sulit Dideteksi Radar AS, NATO
POS-KUPANG.COM - Rusia meluncurkan rudal hipersonik ke Ukraina pekan lalu, lapor CNN.
Ini adalah pertama kalinya rudal semacam itu digunakan dalam pertempuran.
Rudal hipersonik bergerak lima kali kecepatan suara dan setelah diluncurkan, mereka terbang ke luar angkasa, tetapi kemudian turun dan terbang di jalur penerbangan yang mirip dengan pesawat terbang.
Menurut para ahli, lintasan rendah rudal hipersonik dan kecepatan serta kemampuan manuvernya yang tinggi membuat mereka sulit untuk dideteksi oleh satelit dan radar pertahanan rudal Amerika.
CNN mengutip beberapa pejabat pertahanan AS yang mengatakan bahwa pemerintah Presiden Vladimir Putin meluncurkan rudal tersebut ke Ukraina pekan lalu, pada dasarnya untuk menguji senjata dan juga mengirim pesan ke AS dan sekutunya tentang kemampuan Rusia.
Kementerian Pertahanan Rusia mengkonfirmasi penggunaan rudal pada hari Sabtu, mengatakan itu diluncurkan terhadap gudang amunisi militer di Ukraina barat pada hari Jumat.
Kementerian mengatakan rudal hipersonik menghancurkan struktur di desa Delyatin, Ukraina.
Kementerian pertahanan mengklaim mereka menggunakan rudal hipersonik "Kinzhal".
“Pada 18 Maret, sistem rudal penerbangan Kinzhal, dengan rudal aeroballistik hipersonik menghancurkan gudang besar rudal dan amunisi penerbangan pasukan Ukraina di desa Delyatin, wilayah Ivano-Frankivsk,” kata kementerian itu, menurut CNN.
Rusia hari Minggu mengatakan telah kembali menembakkan rudal hipersonik Kinzhal terbarunya di Ukraina, menghancurkan tempat penyimpanan bahan bakar di selatan negara itu.
Kementerian pertahanan Rusia juga mengatakan pihaknya membunuh lebih dari 100 anggota pasukan khusus Ukraina dan "tentara bayaran asing" ketika menargetkan pusat pelatihan di kota Ovruch di Ukraina utara dengan rudal berbasis laut.
“Sistem rudal penerbangan Kinzhal dengan rudal balistik hipersonik menghancurkan tempat penyimpanan besar bahan bakar dan pelumas angkatan bersenjata Ukraina di dekat pemukiman Kostyantynivka di wilayah Mykolaiv,” kata kementerian pertahanan.
Kementerian mengatakan pangkalan itu telah digunakan untuk pasokan utama bahan bakar untuk kendaraan lapis baja Ukraina di selatan negara itu.
Rudal hipersonik Kinzhal (Belati) ditembakkan dari wilayah udara di atas Krimea yang dikuasai Rusia, kata kementerian itu, seraya menambahkan bahwa rudal jelajah Kalibr yang diluncurkan dari Laut Kaspia juga menargetkan depot tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/rudal-hypersonic-rusia-kinzhal.jpg)