Berita Nasional
Menhub Budi Karya Resmikan Kapal Wisata Bottom Glass di Labuan Bajo
Ada 4 unit kapal wisata Bottom Glass, terdiri dari dua unit kapal wisata Baswara Bahari 1 dan 2 akan dihibahkan kepada Pemerintah Provinsi NTT.
Sementara Kepala Dinas Perhubungan Provinsi NTT Isyak Nuka mengatakan, Pemprov NTT akan mengelola kapal yang diberikan dengan optimal.
"Kapal Wisata Bottom Glass Baswara Bahari 2 untuk Provinsi NTT dan Kapal Wisata Bottom Glass Baswara 1 untuk Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat," katanya.
Kapal wisata yang telah menjadi aset Pemerintah Provinsi NTT nantinya akan berada di Labuan Bajo, namun sesuai dengan izin operasional dan lintasannya dapat dioperasikan ke daerah objek pariwisata.
Baca juga: Asia International Water Week ke-2 di Labuan Bajo Sukses Digelar
Dalam aspek pengelolaan, nantinya aset tersebut akan dikelola oleh pihak ketiga.
"Akan dilakukan kerja sama untuk pihak ketiga, jadi tidak kelola sendiri. Kenapa saya bawa teman-teman dari PT Flobamor agar mereka melihat dan mungkin berminat untuk mengelola. Jadi nanti kami tawarkan untuk semua peminat yang mau untuk berbisnis di bidang pariwisata. Jadi sifatnya nanti ditenderkan, atau ditunjuk langsung, tapi nanti semua peminat masukan penawarannya untuk kami lihat," katanya.
"Sehingga apa yang disampaikan oleh pak menteri dan pak gubernur bisa terwujud, bahwa kehadiran kapal ini sangat bermanfaat untuk masyarakat, dalam artian bahwa orang dapat menggunakannya untuk mereka yang tidak bisa menyelam mereka bisa menikmati keindahan alam bawah laut di Labuan Bajo," jelasnya. (*)