Berita Nasional
Agar Balap MotoGP Lancar, Sandiaga Tak Mau Pakai Jasa Pawang Hujan di Mandalika: Pakai Cara Ini Aja!
Sandiaga Uno tetiba mengungkapkan hal ini terkait pelaksanaan MotoGP Mandalika Jumat-Minggu, 18-20 Maret 2022. Ia tak mau pakai jasa pawang hujan.
POS-KUPANG.COM - Sandiaga Uno tetiba mengungkapkan hal ini terkait pelaksanaan MotoGP Mandalika Jumat-Minggu, 18-20 Maret 2022.
Menparekraf (Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif) itu mengatakan ia tak akan menggunakan jasa pawang hujan saat ajang itu berlangsung.
Sebab ia pernah punya pengalaman buruk saat ajang internasional yang dilaksanakan pada akhir tahun 2021 lalu.
Saat itu, kenang Sandiaga, panitia memakai jasa pawang untuk mencegah turunnya hujan.
Akan tetapi, katanya, saat turnamen itu berlangsung, hujan malah turun amat deras. Jarak pandang menjadi nol.
"Kapok menggunakan jasa pawang hujan. Saat World Superbike di Mandalika pada November 2021, kegiatannya tersendat padahal ada pawang," ujarnya.
Dari pengalaman itulah, kata Sandiaga, ia tak akan mengulanginya lagi pada momen internasional yang dimulai besok, Jumat 18 Maret 2022.
"Waktu World SuperBike itu ada pawang, Pak. Tapi akhirnya pawangnya menuntut panitia," ungkap Sandiaga sembari tertawa dalam rapat kerja di Komisi X DPR RI, Jakarta, Rabu 16 Maret 2022.
Baca juga: MotoGP Mandalika: Istana Kepresidenan Dipenuhi Deretan Motor Pembalap, Rangkaian MotoGP Mandalika
Untuk diketahui, balapan World Superbike 2021 yang digelar di Sirkuit Mandalika pada November 2021, sempat ditunda gegara hujan dan badai.
Saat itu, kenang Sandiaga, Pawang Hujan bernama Damai Santoso. Saat kegiatan, hujan malah sangat lebat.
Buntut dari kasus itu, adalah pawang melapor polisi karena dituding tidak kompeten sebab pada saat perhelatan balapan, turun hujan.
Damai Santoso mengatakan, dirinya tidak pernah diminta menjadi pawang untuk balapan, tapi hanya pada hari saat Jokowi datang ke sirkuit WSBK Mandalika, 12 November 2021 lalu.
"Saya tidak pernah diminta sebagai pawang hujan oleh penyelenggara balapan. Tapi kenapa foto saya ditampilkan seolah-olah saya sebagai pawang saat balap. Apalagi ada kata-kata olokan," ujarnya Selasa 23 November 2022.
Untuk mencegah kejadian itu terulang lagi, Sandiaga mengatakan tidak akan menggunakan jasa pawang.
Pada MotoGP Mandalika nanti, pihaknya memilih menggunakan rekayasa cuaca yang melibatkan BRIN, BMKG, dan TNI AU.
Baca juga: MotoGP Mandalika: Ini Bocoran Data Jadwal Kedatangan Pebalap Marquez di Indonesia