Jumat, 10 April 2026

Perang Rusia Ukraina

Warga Suriah Siap Perang Melawan Ukraina, Jika Terbunuh Keluarga Terima 16,500 Dollar AS

Rusia telah mengatakan bahwa sukarelawan, termasuk dari Suriah, dipersilakan untuk berperang bersama tentara Rusia di Ukraina.

Editor: Alfons Nedabang
YOUTUBE
Asap membubung dari lokasi serang Pasukan Rusia di Ukraina. Kini pasukan Rusia sedang berusaha masuk ke ibu kota Ukraina, Kyiv. 

POS-KUPANG.COM - Rusia mengirim 22 ribu warga Suriah yang telah lolos seleksi untuk ditempatkan di Ukraina. Jumlah itu bagian dari 40 ribu pejuang dari tentara Suriah dan milisi sekutu.

Pada pekan lalu, Rusia telah mengatakan bahwa sukarelawan, termasuk dari Suriah, dipersilakan untuk berperang bersama tentara Rusia di Ukraina.

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR) mengatakan para perwira Rusia telah berkoordinasi dengan militer Suriah dan milisi sekutu untuk mendirikan kantor pendaftaran di daerah yang dikuasai rezim.

"Sejauh ini lebih dari 40.000 warga Suriah telah mendaftar untuk berperang bersama Rusia di Ukraina," kata Direktur SOHR, Rami Abdel Rahman, dikutip dari AFP.

Baca juga: 40 Ribu Warga Suriah Gabung Militer Rusia di Ukraina, Seorang Tentara Bayaran Diupah Rp 35 Juta

Moskwa dilaporkan akan merekrut warga Suriah yang memiliki pengalaman tempur selama perang saudara 11 tahun Suriah untuk mendukung invasi ke Ukraina yang diluncurkan pada 24 Februari.

22 ribu warga Suriah telah disetujui untuk berperang di Ukraina Menurut Abdel Rahman, Perwira Rusia yang dikerahkan sebagai bagian dari pasukan yang dikirim Moskwa ke Suriah pada 2015 untuk mendukung Damaskus telah menyetujui 22.000 di antaranya.

Para pejuang itu adalah kombatan yang diambil dari tentara atau milisi pro-rezim yang memiliki pengalaman dalam perang jalanan dan menerima pelatihan Rusia. SOHR melaporkan Rusia telah menjanjikan mereka gaji 1.100 dollar AS untuk berperang di Ukraina.

Jumlah itu jauh lebih banyak daripada gaji yang diterima tentara Suriah di negaranya, yakni hanya 15-35 dollar AS per bulan.

Mereka dilaporkan juga berhak atas 7,700 dollar AS sebagai kompensasi atas cedera. Sementara, keluarga mereka bisa mendapatkan hingga 16,500 dollar AS jika mereka terbunuh dalam pertempuran di Ukraina.

Baca juga: Tentara Suriah Masuk Medan Tempur Ukraina , Direkrut Rusia untuk Lawan Tentara Bayaran Asing

SOHR mengungkapkan, sebanyak 18.000 orang lainnya telah terdaftar di partai Baath yang berkuasa di Suriah dan akan diperiksa oleh Wagner Group, kontraktor militer swasta Rusia yang memiliki hubungan dengan Kremlin.

Informasi yang salah tentang rekrutmen Suriah di Ukraina telah menyebar secara online. Pekan lalu, foto-foto seorang tentara Suriah yang mereka katakan telah meninggal di Ukraina dibagikan, tetapi kemudian tampaknya dia telah terbunuh di tanah airnya pada tahun 2015.

Kurangnya pekerjaan SOHR mengatakan belum ada laporan yang dikonfirmasi dari setiap rekrutan Suriah yang berangkat ke Ukraina.

Abdel Rahman mengatakan Rusia telah menarik tentara Suriah yang direkrut dari Divisi Pasukan Misi Khusus ke-25, yang dulu lebih dikenal sebagai "Pasukan Harimau", dan dari Divisi ke-5 yang dikelola Rusia.

Baca juga: Hendak Ditangkap Pasukan AS di Suriah, Pemimpin Tertinggi ISIS Bunuh Diri Bersama Keluarga Simak Ini

Palestina dan cabang militer partai Baath juga telah mendaftar. Di sisi lain, seorang perwakilan pemerintah Suriah membantah upaya perekrutan tersebut.

"Hingga saat ini tidak ada nama yang ditulis, tidak ada tentara yang terdaftar di pusat mana pun, atau siapa pun yang pergi ke Rusia untuk berperang di Ukraina," kata Omar Rahmoun dari Komite Rekonsiliasi Nasional kepada AFP.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved