Berita Malaka Hari Ini
Dinkes Kabupaten Malaka Optimis Turunkan Angka Stunting
Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Malaka, melalui Dinas Kesehatan optimis turunkan angka stunting dari 18,9 persen menjadi 10 sampai 9
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Nofry Laka
POS-KUPANG.COM, BETUN - Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Malaka, melalui Dinas Kesehatan optimis turunkan angka stunting dari 18,9 persen menjadi 10 sampai 9 persen pada tahun 2023 mendatang.
Pada tahun 2022 ini, sesuai data jumlah stunting anak di wilayah Kabupaten Malaka menempati angka 18,9 persen atau sebanyak 3.076 anak.
Kepada POS-KUPANG.COM Plt. Kepala Dinas Kesehatan Malaka, dr. Sri Charo Ulina melalui Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinas Kesehatan Kabupaten Malaka, Remigius Bria membenarkan.
Lanjut dia, kita perlu lakukan inovasi inovasi yakni pemberian makanan tambahan. Dan melakukan validasi data terus menerus sehingga angka yang kita eksplor itu benar-benar valid.
Baca juga: Liga 1: Tridatu Bali United Siap Pecahkan Rekor 27 Tahun Liga Indonesia, Persipura Terlewati
"Terkait data ini bisa naik turun tergantung bagaimana kita memberi penanganan di lapangan. Kita sebagai dinas teknis kita terus bekerja sehingga pada tahun 2023 optimis angka stunting 10 sampai 9 persen," tandas Remigius Bria di Desa Kletek, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, Selasa 15 Maret 2022.
Saat ini, yang saya lakukan bersama tim adalah berkaitan dengan validasi data ini menurut Remigius Bria sangat penting. Supaya tidak terjadi kesalahan pada data dan kita harus hindari karang data karena itu berbahaya.
"Untuk itu, sinergitas dengan lintas sektor baik pemerintah maupun non pemerintah itu sangat kita butuhkan. Karena jika kita berbicara anak, anak ini adalah aset bangsa ke depan," kata Remigius.
Sementara Sekretaris Dinas Kesehatan Malaka, J.F.K MAKBALIN, S.KM akan berupaya semaksimal mungkin untuk menurunkan angka stunting. Menurutnya, kita harus kerja keras untuk menurunkan angka stunting ini.
"Kita berharap angka stunting tersebut dapat ditekan hingga nol persen di wilayah Kabupaten Malaka ini," tutupnya. (Cr15)
