IKN Nusantara

Hari Ini Jokowi Bermalam di Titik Nol IKN Nusantara, Sepaku Ternyata Daerah Endemis Malaria

Presiden Joko Widodo alias Jokowi telah tiba di Sepaku, titik nol Ibu Kota Negara alias IKN Nusantara di Kabupaten Penajam Paser Utara, Senin

Editor: Agustinus Sape
ANTARA FOTO/HAFIDZ MUBARAK A
Pekerja menyelesaikan pekerjaan persiapan jelang seremoni ritual Kendi Nusantara di titik nol Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Minggu 13 Maret 2022. Presiden Joko Widodo akan menggelar seremoni ritual Kendi Nusantara dengan mengumpulkan 34 tanah dan air yang dibawa oleh 34 gubernur se-Indonesia di titik nol IKN Nusantara pada Senin 14 Maret 2022. 

Hari Ini Jokowi Bermalam di Titik Nol IKN Nusantara, Sepaku Ternyata Daerah Endemis Malaria

POS-KUPANG.COM - Presiden Joko Widodo alias Jokowi telah tiba di Sepaku, titik nol Ibu Kota Negara alias IKN Nusantara di Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, Senin 14 Maret 2021.

Jokowi ditemani beberapa pejabat negara akan bermalam di titik nol dan menggelar ritual adat Kendi Nusantara, yang berisi tanah dan air dari berbagai daerah di seluruh Indonesia.

Seperti apakah kondisi daerah Titik Nol tempat Jokowi bermalam hingga Selasa 15 Maret 2022?

Kawasan kemah Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Titik Nol Ibu Kota Negara (IKN) di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur (Kaltim), ternyata merupakan daerah endemis malaria.

Terkait hal itu, Pemkab PPU telah melakukan sejumlah upaya.

Koordinator Lapangan (Korlap) Tim Kesehatan Kemah Presiden Jokowi di IKN Nusantara dr Jansje Grace Makisurat menjelaskan, pada H-5 atau lima hari sebelum kedatangan Presiden di IKN Nusantara, pihaknya melepas briket larvasida di kolam-kolam atau lokasi genangan air yang ada di seputar lokasi kegiatan Presiden di IKN.

Bersamaan dengan itu pula atau pada H-5, H- 3, dan H-2 dilakukan fogging pada radius 50 meter hingga 1 kilometer dari lokasi kegiatan presiden dan rombongan.

Pemda juga telah melakukan rapid diagnostic test (RDT) malaria, yakni pemeriksaan laboratorium yang digunakan untuk mendiagnosis penyakit malaria, berdasarkan deteksi antigen parasit malaria di dalam darah dengan menggunakan prinsip imunokromatografi.

"Pemeriksaan RDT malaria dilakukan kepada pekerja atau tukang di area perkemahan. Terdapat 32 orang yang telah kami periksa dan hasilnya negatif," ujar Grace yang juga Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten PPU ini, di Sepaku, Senin 14 Maret 2022, dikutip dari Antara.

Kasus malaria di PPU Kabupaten Penajam Paser Utara yang ditetapkan sebagai bagian dari IKN, masuk zona merah endemik malaria.

Mengutip pemberitaan Antara, 22 Februari 2022, di Kabupaten Penajam Paser Utara pada 2018 terdata 1.125 kasus malaria, pada 2019 1.050 kasus, dan 2020 1.364 kasus.

Kemudian tercatat kembali mengalami peningkatan pada 2021 menjadi 1.472 kasus dan sepanjang 2022 telah terdata 225 kasus malaria.

Kasus malaria yang tercatat tersebut hanya sekitar 25 persen penularan terjadi di wilayah Penajam Paser Utara, sekitar 65 persen penularan malaria terjadi di luar daerah setempat.

Warga yang terjangkit malaria lebih banyak terjadi di daerah perbatasan, tepatnya di perbatasan Kabupaten Penajam Paser Utara-Kabupaten Paser dan Kabupaten Penajam Paser Utara- Kabupaten Kutai Barat.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved