Ramadan 2022
Umat Muslim Jangan Lewatkan Malam Pengampunan Dosa, Inilah Doa Nisfu Syaban Setelah Baca Surat Yasin
Di Bulan Sya'ban terdapat satu waktu yang disebut dengan Malam Pengampunan Dosa atau Nisfu Syaban. Nisfu Syaban artinya pertengahan bulan Syaban.
POS-KUPANG.COM - Bulan Sya'ban ini umat Muslim akan menjalani malam nisfu sya'ban.
Malam nisfu sya'ban adalah malam pengampunan dosa.
Dimana selepas sholat magrib umat muslim secara berjamaah membaca surah yasin sebanyak 3 kali.
Dengan niat diucapkan sebelum membaca Surah Yasin.
Bila dilakukan secara berjamaah di masjid maka akan dipimpin oleh Imam Masjid atau tokoh agama.
Baca juga: Kapan Malam Nisfu Syaban? Amalan dan Doa Malam Nisfu Syaban, Membaca Yaasin 3 Kali
Dilansir dari Surya.co.id, di Bulan Sya'ban terdapat satu waktu yang disebut dengan Malam Pengampunan Dosa atau Nisfu Syaban.
Nisfu Syaban artinya pertengahan bulan Syaban atau tanggal 15 Syaban.
Sementara malam Nisfu Syaban adalah tanggal 14 Syaban setelah sholat Maghrib (malam 15 Syaban).
Disebut sebagai malam pengampunan dosa, karena Allah SWT akan menerima semua taubat yang dilakukan dengan sungguh-sungguh.
Salah satu amalan taubat di malam Nisfu Syaban adalah doa Nisfu Syaban.
Doa dibaca bersamaan dengan amalan lain yaitu membaca Surat Yasin sebanyak tiga kali.
Baca juga: Niat Puasa Nisfu Syaban Jelang Ramadan 2022, Ceramah Ustadz Abdul Somad Soal Tak Sempat Sahur
"Membaca surat Yasin 3 kali dengan niat panjang umur, niat menolak balak, niat supaya tidak berharap kepada manusia atau berharap hanya kepada Allah SAW. Setiap satu kali Surat Yasin membaca doa," jelas Ustadz Abdul Somad dikutip dari YouTube Abi Studio.
Berikut amalan doa nisfu syaban setelah baca Surat Yasin dalam tulisan Arab, latin dan terjemahan Indonesia, dikutip dari Kitab Maslakul Akyar karya Mufti Betawi Sayyid Utsman bin Yahya:
اللَهُمَّ يَا ذَا المَنِّ وَلَا يُمَنُّ عَلَيْكَ يَا ذَا الجَلَالِ وَالإِكْرَامِ يَا ذَا الطَوْلِ وَالإِنْعَامِ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ ظَهْرَ اللَّاجِيْنَ وَجَارَ المُسْتَجِيْرِيْنَ وَمَأْمَنَ الخَائِفِيْنَ
اللَهُمَّ إِنْ كُنْتَ كَتَبْتَنِي عِنْدَكَ فِي أُمِّ الكِتَابِ شَقِيًّا أَوْ مَحْرُومًا أَوْ مُقْتَرًّا عَلَيَّ فِي الرِزْقِ، فَامْحُ اللَّهُمَّ فِي أُمِّ الكِتَابِ شَقَاوَتِي وَحِرْمَانِي وَاقْتِتَارَ رِزْقِي، وَاكْتُبْنِي عِنْدَكَ سَعِيْدًا مَرْزُوْقًا مُوَفَّقًا لِلْخَيْرَاتِ فَإِنَّكَ قُلْتَ وَقَوْلُكَ الحَقُّ فِي كِتَابِكَ المُنْزَلِ عَلَى لِسَانِ نَبِيِّكَ المُرْسَلِ “يَمْحُو اللهُ مَا يَشَاءُ وَيُثْبِتُ وَعِنْدَهُ أُمُّ الكِتَابِ” وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ وَالحَمْدُ لِلهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ