Obituari Pater Alex Beding

Diaspora Lembata Sedunia: Alex Beding Tokoh Pers dan Nelayan di Laut Lain

Pater Alex Beding SVD meninggal dunia di Rumah Sakit Kewapante, Maumere, Kabupaten Sikka, Flores, Sabtu (12/3) pukul 04.22 WIB.

Editor: Eflin Rote
DOKUMENTASI PRIBADI
Pastor Alex Beding SVD saat menerima buku Membangun Tanpa Sekat dari Pastor Bernardus Boli Ujan SVD, salah seorang penulis dari grup Ata Lembata. Buku ini diterbitkan dalam rangka memperingati HUT ke-20 Otonomi Lembata Tahun 2021. 

POS-KUPANG.COM - Pastor Aleksander Koker Beding SVD atau lebih akrab dengan sapaan Pater Alex Beding SVD (98) adalah tokoh penerbitan dan pers di Nusa Tenggara Timur (NTT). Anggota Serikat Sabda Allah (SVD) atau Societas Verbi Divini dan imam SVD tertua di Indonesia yang baru saja merayakan ulang tahun imamat ke-70, pada 24 Oktober 2021 itu adalah perintis berdirinya Penerbit Santo Arnoldus atau lebih dikenal dengan Nusa Indah Ende, Pulau Flores, NTT.

Dari Nusa Indah lahir juga Majalah Kunang-Kunang, Surat Kabar Mingguan Dian, dan Harian Flores Pos, yang merupakan media komunikasi dan pewartaan SVD Ende dari Flores, nusa bunga untuk nusantara dan dunia.

Selain itu, buku-buku karya para imam Katolik seluruh NTT dan Indonesia bahkan para imam misionaris yang menjalani misi di berbagai benua, yang diterbitkan Nusa Indah untuk dunia guna memajukan pendidikan bagi generasi muda tak hanya di tanah Flobamora tetapi juga Indonesia dan dunia.

Baca juga: Dia Menjala di Lautan Lain (Bagian-2)

Pater Alex Beding SVD meninggal dunia di Rumah Sakit Kewapante, Maumere, Kabupaten Sikka, Flores, Sabtu (12/3) pukul 04.22 WIB.

Rasa duka mendalam tak hanya dirasakan keluarga besar SVD Ende, Gereja Katolik NTT, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur dan warga masyarakat tanah Flobamora atas berpulangnya imam Katolik dan perintis pers NTT itu.

Warga masyarakat Lembata khususnya umat Katolik Keuskupan Larantuka juga tentu merasa kehilangan seorang imam perdana dari Lembata, pulau bertabur benih panggilan untuk Gereja dan dunia.

Baca juga: Pater Alex Beding, Intan Imamatnya Jadi Mahkota Bagi Lembata

Warga diaspora Lembata sedunia yang tergabung dalam Group WhatsApp Ata Lembata juga menyatakan duka mendalam atas berpulangnya Pater Aex Beding SVD, imam Katolik dan tokoh pers NTT kelahiran Lefo Lamalerap, Kecamatan Wulandoni.

Warga Ata Lembata juga berterima kasih kepada Karolus Arakian Beding dan Ana Nogo Nudek, orangtua almarhum Alex Beding atas kebaikannya mendidik dan merawat putera-puteri mereka kelak menjadi berkat bagi dunia melalui tugas dan karyanya masing-masing.

Menurut admin grup Ata Lembata Dr Justin Laba Wejak, kabar berpulangnya Pater Alex Beding SVD tentu membuat umat dan warga masyarakat yang mengenalnya bersedih sekaligus berterima kasih atas jasa-jasa yang ditorehkan.

Kita merasa sedih karena kehilangan sosok rohaniwan yang sahaja, tertib dan bertalenta menulis. Rasa sedih dan kehilangan lenyap seketika saat mengenang semua karya baktinya semasa hidup, terutama pers dan penerbitan. Dalam banyak buku terbitan Arnoldus Nusa Indah, Ende, nama Pater Alex Beding SVD nyaris selalu muncul.

“Pater Alex Beding SVD adalah imam umat, penulis produktif, dan orang hebat. Buku-bukunya baik itu terjemahan, saduran atau hasil refleksi pribadinya merupakan legasi yang paling berharga dan mengilhami banyak orang. Almarhum pantas masuk daftar tokoh-tokoh literasi nasional asal Nusa Tenggara Timur. Selamat jalan, tuan (Pastor) Alex menuju kediaman kekal bersama para Kudus di Surga. Rest in love and peace. Your legacy in promoting literacy remains to inspire many throughout the country,” kata Justin, Doktor lulusan Universitas Melbourne, Australia dan Dosen Kajian Indonesia di universitas yang sama melalui keterangan tertulis yang diterima media, Sabtu 12 Maret 2022.

Anggota grup lainnya, Pastor Dr Bernardus Boli Ujan SVD mengenang almarhum Alex Beding SVD sebagai sosok yang berjasa di bidang pendidikan calon imam, pers, penerjemah, penulis artikel, dan buku-buku yang sangat produktif hingga saat-saat akhir maut menjemputnya. Tiap hari di rumah lansia biara Simeon Ledalero, Pater Alex bangun pagi, berdoa dan misa di kamarnya.

“Usai misa ia sarapan dan terus membaca, menulis di depan komputernya tanpa lelah, lalu khusuk dalam doa-doa harian dan rela menjadi bapa rohani serta bapa pengakuan bagi para konfrater. Pikirannya masih amat jernih. Ingatan kuat, tak ada tanda-tanda pikun, makan minum normal tanpa diet. Setiap kali dicek kesehatan di rumah sakit. Bagian tubuh normal semua. Hanya terakhir flu dan dinyatakan terpapar Covid-19 yang memengaruhi jantungnya hingga jadi lemah. Ditambah faktor usia sehingga ia menghembuskan nafas terakhir dalam damai,” ujar Pastor Nadus, mantan  Sekretaris Komisi Liturgi Konferensi Waligereja Indonesia.

Imam kelahiran Udek Lefukak ini, menambahkan, seharusnya Rabu (11/3), Pater Alex Beding akan kembali setelah menjalani perawatan.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved