Sabtu, 11 April 2026

Renungan Harian Katolik

Renungan Harian Katolik, Senin 7 Maret 2022: Tindakan Kasih

Penghakiman terakhir melukiskan bagaimana setiap pribadi akan diilhami oleh Tuhan Yesus. Ia menilai setiap pribadi berdasarkan tindakan kasih

Editor: Agustinus Sape
Dok Pribadi
RD Eman Kiik Mau 

Renungan Harian Katolik, Senin 7 Maret 2022: Tindakan Kasih (Mat 25:31-46)

Oleh: RD. Eman Kiik Mau

POS-KUPANG.COM - Penghakiman terakhir melukiskan bagaimana setiap pribadi akan diilhami oleh Tuhan Yesus. Ia menilai setiap pribadi berdasarkan tindakan kasih yang telah dilakukan terhadap saudaranya.

Kasih menjadi ukuran terakhir dari nilai pribadi kita. Pandangan ini senada dengan ungkapan Rasul Paulus bahwa nanti akan tinggal tiga hal saja yakni iman, harapan dan kasih dan yang terbesar di antaranya adalah kasih (1 Kor 13:13).

Kasih mengalir dari iman. Ia mengasihi karena percaya akan perintah Yesus agar ia hidup saling mengasihi. Kasih mengalir dari kepercayaan akan Sabda Yesus yang menyelamatkan.

Kasih sebagai ukuran terakhir dari kualitas pribadi kita dapat membantu kita untuk hidup lebih baik sebagai pribadi. Ia akan mengasihi setiap pribadi seperti Yesus, tidak memandang orang lain dari suku, agama, ras, agama dan kepercayaan karena setiap pribadi, khususnya yang miskin, menderita dan tersingkir merupakan cermin Yesus sendiri. "Apa pun yang kamu lakukan kepada saudaramu yang kecil ini, kamu lakukan untuk Aku" (Mat 25:40).

Yesus mengidentifikasikan diri-Nya dengan sesama kita yang lemah dan miskin.

Tuhan Yesus, mampukanlah kami untuk berbagi kasih satu sama lain. Amin.*

Teks Lengkap Bacaan Renungan Katolik 7 Maret 2022:

Ilustrasi bacaan renungan harian Katolik dari Alkitab.
Ilustrasi bacaan renungan harian Katolik dari Alkitab. (POS-KUPANG.COM/AGUSTINUS SAPE)

Bacaan I: Im 19:1-2.11-18

Engkau harus mengadili sesamamu dengan kebenaran.

Bacaan dari Kitab Imamat:

Tuhan berfirman kepada Musa,
"Berbicaralah kepada segenap jemaah Israel
dan katakan kepada mereka:
Kuduslah kamu, sebab Aku, Tuhan Allahmu, kudus.
Janganlah kamu mencuri,
janganlah kamu berbohong
dan janganlah berdusta seorang kepada sesamanya.
Janganlah kamu bersumpah dusta demi nama-Ku,
supaya engkau jangan melanggar kekudusan nama Allahmu;
Akulah Tuhan.

Janganlah engkau memeras sesamamu manusia
dan janganlah merampas;
janganlah kautahan upah seorang pekerja harian
sampai besok harinya.
Janganlah kaukutuki orang tuli,
dan di depan orang buta janganlah kautaruh batu sandungan;
engkau harus takut akan Allahmu;
Akulah Tuhan.

Janganlah kamu berbuat curang dalam peradilan;
janganlah membela orang kecil secara tidak wajar,
dan janganlah engkau terpengaruh oleh orang-orang besar,
tetapi engkau harus mengadili orang sesamamu dengan kebenaran.
Janganlah engkau pergi kian ke mari menyebarkan fitnah
di antara orang-orang sebangsamu;
janganlah engkau mengancam hidup sesamamu manusia;
Akulah Tuhan.

Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved