Senin, 27 April 2026

Berita Pemprov Hari Ini

Siklon Tropis Anika Terpantau di 720 Kilometer Tenggara Rote Ndao

terjadi sporadis disertai petir dan angin kencang. Dampak tidak langsung dari skilon tropis meningkatkan kecepatan angin di wilayah NTT.

Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/IRFAN HOI
Kondisi perairan di Kota Kupang saat terjadi hujan lebat dan angin kencang. Sabtu 26 Februari 2022 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prospek cuaca satu Minggu kedepan atau 1-7 Maret 2022 untuk wilayah Nusa Tenggara Timur.

Plh. Kepala Stasiun Meteorologi Klas II El Tari Kupang, Susilawati, SE menjelaskan, tekanan udara di wilayah Indonesia pada umumnya berkisar 1008-1012 hPa. Tekanan wilayah Asia berkisar 1010-1024 hPa sedangkan wilayah Australia 1004-1020 hPa.

Terdapat eks siklon tropis Anika di sekitar 720 kilometer tenggara Rote Ndao. Diprediksikan menguat kembaki seiring pergerakan ke arah barat daya menuju samudera Hindia Utara, Australia Barat.

Baca juga: Kasus Covid-19 Naik, Pemprov NTT Percepat Vaksinasi

"Yang membentuk daerah pertemuan/perlambatan angin di wilayah NTT," katanya, Senin 1 Maret 2022.

Dampaknya, meningkatkannya pertumbuhan awan hujan di NTT dengan kondisi cuaca hujan ringan hingga lebat yang terjadi sporadis disertai petir dan angin kencang. Dampak tidak langsung dari skilon tropis meningkatkan kecepatan angin di wilayah NTT.

Posisi MJO berada di kuadran 4, berkontribusi terhadap proses pembentukan awan hujan di Indonesia. Gelombang ekuatorial rosby masih terpantau aktif sehingga memberikan peningkatan pertumbuhan awan hujan di NTT.

Baca juga: 1.638 Orang Lulus PPPK Tahun 2021, Pemprov NTT Usul Penambahan Anggaran

Prospek cuaca tanggal 1-8 Maret 2022, pulau Timor terjadi hujan ringan hingga lebat disertai petir. Pulai Rote dan Sabu pada tanggal 1-4 Maret 2022 terjadi hujan disertai petir. Sementara pada 5-8 Maret 2022 terjadi hujan ringan.

Pulai Sumba tanggal 1-8 Maret 2022 terjadi hujan ringan hingga sedang disertai petir. Pulau Flores pada tanggal yang sama juga terjadi hujan sedang hingga lebat.

Di pulau Adonara, Solor, Lembata, Alor dan Pantar pada tanggal 1-8 Maret 2022 terjadi hujan ringan disertai petir.

Menurut dia, NTT masih berada di peridoe musim hujan dengan kelembapan yang cukup tinggi serta kondisi labilitas lokal yang kuat. Potensi pembentukan awan konvektif masih tinggi termaksuk wilayah NTT dengan potensi hujan ringan hingga lebat.

Baca juga: Pemprov NTT Tidak Mau Berpolemik Pelantikan Wabup Ende

"Waspada akan potensi dampak hujan dan angin kencang yang dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, rob, tanah longsor, pohon tumbang, jalanan licin dan sambaran petir," jelas Susilawati. (*)

Berita Pemprov Hari Ini 

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved