Berita Sumba Barat Hari Ini
Sumba Barat: Optimalkan Pembinaan Rohani, Lapas Waikabubak Jalin Kerjasama Kemenag Sumba Barat
Lapas Kelas IIB Waikabubak terus meningkatkan pembinaan dan pelayanan bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) di tempat itu.
Penulis: Ryan Nong | Editor: Ferry Ndoen
Laporan Wartawan POS-KUPANG.COM, Ryan Nong
POS-KUPANG.COM, WAINGAPU - Lapas Kelas IIB Waikabubak terus meningkatkan pembinaan dan pelayanan bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) di tempat itu.
Salah satu bidang pembinaan yang terus ditingkatkan adalah pembinaan kerohanian warga binaan.
Dalam rangka mewujudkan pembinaan rohani yang optimal, Lapas Kelas IIB Waikabubak menjalin kerjasama dengan Kementerian Agama Kabupaten Sumba Barat.
Kepala Kantor Kementerian Agama Sumba Barat, Bulla Nggallu, S.Pd, M.Si dan Kalapas Kelas IIB Waikabubak, Yohanis Varianto melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di ruang kerja Kalapas, Jumat, 25 Februari 2022.
Baca juga: Lapas Waikabubak Gelar Tes Urin Isidentil
Kalapas Yohanes Varianto menyebut PKS tersebut membahas pelayanan kerohanian bagi warga binaan di Lapas Waikabubak.
Kemenag Sumba Barat, kata Varit - sapaan Yohanes Varianto, akan menyiapkan penyuluh agama demi kelancaran kegiatan pembinaan kerohanian. Dana yang digunakan untuk pembinaan kerohanian diambil dari DIPA Lapas dan DIPA Kemenag.
Kalapas Varit berharap adanya PKS tersebut dapat mengoptimalkan penyelenggaraan pembinaan di Lapas Waikabubak, salah satu UPT di lingkungan Kanwil Kemenkumham NTT pimpinan Marciana D. Djone.
"Perjanjian ini menjadi bukti yang sah bagi kedua instansi dalam melaksanakan tugas pembinaan seperti yang tertulis dalam isi perjanjian," ujar Varit kepada POS-KUPANG.COM, Minggu, 27 Februari 2022.
Mantan Karutan Kupang dan Karutan Salemba Jakarta itu menyebut pihaknya akan memfasilitasi para penyuluh agar dapat memenuhi hak para warga binaan.
"Kita akan memfasilitasi penyuluh agama yang datang, baik penyuluh agama Kristen, Katolik, Islam, Hindu dan Budha. Pastinya semua ini untuk pemenuhan hak-hak warga binaan kita," pungkas putra Sikka, Flores itu.* (ian)
