Kamis, 16 April 2026

bulan suci Ramadhan

Puasa Ramadhan 2022 Segera Tiba , Ini Dia Jadwal Idul Fitri Tahun Ini

Umat islam di seluruh dunia akan segera menyambut puasa Ramadahan tahun 2022 ini Hilal akan menunjukkan kapan ibadah puasa 2022 dilaksanakan.

Editor: Alfred Dama
(UIM).(ANTARA FOTO/SAIFUL BAHRI)
Ilustrasi: Aktivitas petugas meneropong posisi hilal saat kegiatan rukyat hilal di IAIN Madura, Pamekasan, Jawa Timur, Selasa (21/7/2020). Rukyat hilal untuk menentukan awal Dzulhijjah 1441 H itu diikuti Santti Pesantren Bata-Bata, Badan Hisab Rukyat (BHR) dan Civitas Akademik Universitas Islam Madura 

POS KUPANG.COM -- Umat islam di seluruh dunia akan segera menyambut puasa Ramadahan tahun 2022 ini

Hilal akan menunjukkan kapan ibadah puasa 2022 dilaksanakan.

Untuk menjawab pertanyaan berapa hari lagi puasa 2022, sudah ada Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menetapkan awal puasa Ramadhan 1443 H jatuh pada Sabtu, 2 April 2022.

Hal itu tercantum pada Maklumat Nomor 01/MLM/I.0/E/2022 tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadhan, Syawal, dan Zulhijah 1443 H yang ditandatangani Prof Haedar Nashir selaku Ketua Umum PP Muhammadiyah dan Agung Danarto selaku Sekretaris.

Baca juga: Puasa Senin Kamis, Doa dan Jadwal Sholat Magrib Surabaya dan Sekitarnya

Dengan begitu, umat Islam yang mengikuti hasil perhitungan menggunakan metode hisab hakiki wujudul hilal ini akan memulai puasa Ramadhan pada 2 April 2022 dan idul fitri jatuh pada 2 Mei 2022.

Sebelum memasuki bulan suci Ramadhan yang diperkirakan jatuh di awal April 2022, pastikan Anda tidak punya utang puasa Ramadhan sebelumnya.

Menghitung mundur maka puasa Ramadhan 1443 H akan dilaksanakan 40 hari lagi.

Bagi Anda yang belum membayar utang puasa, segera saja bayar utang puasa Anda.

Pasalnya, membayar utang puasa atau Qodho puasa Ramadhan juga memiliki batas waktu.

Baca juga: Laksanakan Puasa, Niat Puasa Senin Kamis dan Membayar Hitang Puasa Ramadhan

Qodho menggantikan puasa Ramadhan sebelumnya yang tidak bisa ditunaikan.

Mengenai qodho, ada beberapa hal yang memperbolehkan seorang muslim tidak puasa di bulan Ramadhan.

Mereka yang diperbolehkan adalah musafir, orang sakit, orang jompo (tua tidak berdaya), perempuan hamil, tercekik haus (mengancam hidup), perempuan haid, perempuan nifas, dan perempuan menyusui.

Dalam keadaan seperti di atas, Allah mengizinkan.

Tapi setelah Ramadhan berakhir, orang-orang tersebut diharuskan membayar hutang puasa.

Baca juga: Ternyata Ini Hal yang Memberatkan Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Hingga Divonis 1 Tahun Penjara

Bisa menggantinya dengan berpuasa di bulan lain atau membayar fidyah.

Sumber: Grid.ID
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved