Berita Lembata Hari Ini
Eksplorasi Budaya Lembata Libatkan Banyak Anak-anak, Dr Hippolitus: Pengalaman Emas Untuk Mereka
Perhelatan eksplorasi budaya Lembata melibatkan banyak anak sekolah. Mereka terlibat dalam acara pementasan seni budaya
Penulis: Ricardus Wawo | Editor: Kanis Jehola
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo
POS-KUPANG.COM, LEWOLEBA-Perhelatan eksplorasi budaya Lembata melibatkan banyak anak sekolah. Mereka terlibat dalam acara pementasan seni budaya yang mewakili setiap sekolah. Sebagaimana yang tampak dalam eksplorasi budaya tingkat kecamatan Nubatukan di desa Baolangu, Jumat, 25 Februari 2022. Bahkan, anak-anak siswa usia dini pun tampil dalam acara rekonsiliasi budaya tersebut dan memukau penonton.
Dr Hippolitus Kristoforus Kewuel, dosen Antropologi Filsafat Fakultas Ilmu Budaya Universitas Brawijaya menyanjung perhelatan budaya yang melibatkan anak-anak sampai orang dewasa.
"Supaya budaya tidak mati, diturunkan kepada anak cucu yang sedang sekolah sekarang. Hari ini telah terjadi pembelajaran kehidupan yang luar biasa. Saya kira anak-anak usia ini adalah usia emas, semoga pengalaman ini adalah pengalaman emas bagi mereka supaya mereka ingat bahwa budaya itu penting," pesannya.
Hal yang sama juga diutarakan oleh Dr. Drs. Ola Rongan Wilhelmus, M. Sc, dosen di STKIP Widya Yuwana Madiun, yang memuji panitia yang mampu melibatkan anak-anak dalam kegiatan budaya tersebut.
Baca juga: DPRD Lembata Minta Eksplorasi Budaya Sare Dame Dihentikan Sementara, Ini Alasannya
"Ini tak lepas dari cara desain acara sehingga bisa gerakan sekian banyak orang untuk hadir bersama. Bukan habis ini selesai, lebih dari itu kita datang untuk alami, rasakan sendiri tentang kebudayaan kita, memahami dan mencintai budaya kita sendiri," katanya.
Senada dengan dua akademisi asli Lembata itu, Bupati Lembata Thomas Ola Langoday berpesan kepada anak- anak yang hadir untuk mewarisi kebudayaan lokal mereka dan menelusuri sejarah ini. (*)