Berita Kota Kupang Hari Ini

Beberapa Kali Terjadi Longsor, Lurah Liliba Imbau Warga Waspada 

Lurah menegaskan bahwa walaupun longsor tersebut terjadi di lahan kosong dan tidak berdampak pada warga

Penulis: Ray Rebon | Editor: Edi Hayong
DOK.PRIBADI
Lurah Liliba Kota Kupang, Viktor Makoni 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ray Rebon

POS-KUPANG.COM | KUPANG --Sudah beberapa kali terjadi longsor di lokasi bantara Kali Liliba,Kota Kupang mendorong  Lurah Liliba, Viktor Makoni angkat bicara.

Lurah menegaskan bahwa walaupun longsor tersebut terjadi di lahan kosong dan tidak berdampak pada warga maupun rumah warga, namun warga harus tetap waspada.

Baca juga: Arsitektur dan Urban Desainer Ungkap Tiga Faktor Penyebab Banjir di Kota Kupang

"Walaupun tidak berdampak pada rumah warga (longsoran), tapi saya minta agar warga selalu waspada di musim hujan dan harus mencari tempat aman disaat hujan besar," tegas Lurah Viktor, Sabtu 26 Februari 2022.

Menurut Viktor, di wilayahnya tepat di bantaran Kali liliba sering terjadi longsor apabila di musim penghujan. Namun longsor yang terjadi di lahan kosong.

Baca juga: Dorong Herd Immunity Warga Binaan, LPP Kupang Gandeng Puskesmas Oesapa Gelar Vaksinasi 

"Sudah dua kali terjadi longsor, namun kami turun survei lokasi, tidak ada korban atau kerusakan yang dialami oleh warga karena longsor itu di lahan kosong,"  ungkapnya.

Sebagai Lurah, Viktor memberikan imbauan kepada warganya, khusus warga di bentaran Kali Liliba supaya terjadi hujan besar segera cari tempat aman atau berpindah sementara di tetangga.

Baca juga: Cuaca Buruk Harga Ikan di Pasar Kelurahan Pasir Panjang Kota Kupang Melambung

Dikatakan Viktor bahwa terdapat tiga rumah warga yang berdekatan dengan lokasi longsor, namun tidak berdampak bagi mereka. Ia mengungkapkan sebagian besar warga pekerjaannya serabutan yang menempati lahan di bantaran Kali Liliba.

Lanjut disampaikannya bahwa sebagian besar warga di bagian Timur Kali Liliba telah direlokasi, namun masih menunggu rumah jadi di Manulai II. Ia pun menegaskan bahwa sudah sebagian besar warga di bantaran kali ini telah mempunyai sertifikat tanah.

Baca juga: Donatus Ara Kian: Jembatan Liliba Jadi Gerbang

"Rata-rata warga yang tinggal di bentaran kali liliba sudah punya sertifikat", tambahnya

Ia pun memperkirakan warga yang bermukim di bantaran kali liliba 10-20 persen atau sebanyak 100 lebih kepala keluarga (KK).(*)

Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved