Berita Belu Hari Ini
IDI Belu Gelar Bhakti Sosial di Kecamatan Lamaknen
katan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Belu bersama pemerintah setempat menggelar kegiatan bhakti sosial di Kecamatan Lamaknen
Penulis: Teni Jenahas | Editor: Kanis Jehola
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Teni Jenahas
POS-KUPANG.COM, ATAMBUA - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Belu bersama pemerintah setempat menggelar kegiatan bhakti sosial di Kecamatan Lamaknen, Selasa 22 Febuari 2022.
Kegiatan dalam bentuk pengobatan gratis dan pemberian paket sembako itu berpusat di Kantor Desa Nualain.
Masyarakat Lamaknen sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut. Masyarakat membludak di sekitar tenda kegiatan. Mereka antre menunggu pelayanan pengobatan dari para dokter. Usai pengobatan, mereka diberikan paket sembako.
Dokter Spesialis Anastesi RSUD Atambua, Jonathan Antonius saat ditanya wartawan menjelaskan,
pengobatan gratis yang digelar IDI itu adalah beda minor seperti tumor kecil, benjolan kecil lainnya serta vaksinasi. Kemudian pemberian sembako.
Baca juga: Perkembangan dan Update Covid, 33 Pasien Positif COVID-19 di Kabupaten Belu Dirawat
Menurut Jonathan, rencana awalnya, sasaran pengobatan gratis ini hanya beberapa orang saja di Kecamatan Lamaknen mengingat para dokter bertugas di berbagai tempat. Ada yang di Jakarta dan Australia.
Tapi dalam perjalanan, ada pemikiran lain dari para dokter agar IDI juga terlibat dalam kegiatan tersebut untuk mendukung pemerintah mewujudkan masyarakat Belu yang sehat. Kemudian di masa pandemi ini, masyarakat membutuhkan bantuan sembako.
Setelah disetujui, IDI Belu berkoordinasi dengan Pemkab dan Kadis Kesehatan Belu agar pengobatan gratis disertai dengan pembagian sembako.
Menurut Jonathan, IDI Cabang Belu berupaya menghimpun dana dari donatur sesama dokter sebanyak Rp 200 juta lalu membeli paket sembako untuk bagi kepada masyarakat Lamaknen Selatan sebanyak 1.000 paket sembako.
Baca juga: Kemenko PMK Gali Informasi Stabilitas Politik di Kabupaten Belu
"Jadi pembagian sembako ini hanya stimulan. Yang kami harapkan masyarakat datang ke tempat kegiatan untuk berobat, konsultasi dan vaksin", katanya.
Wakil Bupati Belu Drs. Aloysius Haleserens, MM menyampaikan
terima kasih kepada IDI cabang Belu yang telah membawa 25 dokter dan 1.000 paket sembako bagi masyarakat Lamaknen.
"Terima kasih karena IDI datang ke Lamaknen Selatan dengan Paket lengkap. Karena dari 25 dokter yang datang, ada dokter spesialis anak, bedah, anastesi dan dokter umum untuk melayani masyarakat. Selaku wakil bupati yang juga putra Lamaknen mengharapkan masyarakat Lamaknen mendapatkan pengobatan", ungkapnya.
Wabup Haleserens mengingatkan masyarakat bila ada gejala sakit segera berobat ke fasilitas kesehatan. Pemerintah sudah menjalankan program pengobatan gratis bagi seluruh penduduk.
"Kegiatan hari ini juga bagian dari sosialisasi pemerintah bahwa telah ada program pengobatan gratis dari Pemkab Belu dan masyarakat silahkan berobat tanpa dipungut biaya. Masyarakat hanya perlu memiliki E KTP atau NIK", kata Haleserens.
Melihat tingginya antusias masyarakat Lamaknen Selatan datang ke tempat pengobatan, Wakil bupati berharap agar kedatangan masyarakat bukan karena sembako tetapi benar-benar ingin berobat.
Sejumlah warga Lamaknen, Antonio Sali, Regina Hitu dan Apris Hale menyampaikan terima kasih kepada pemerintah Kabupaten Belu yang telah membawa dokter-dokter untuk mengobati mereka secara gratis. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/idi-belu-gelar-bhakti-sosial-di-kecamatan-lamaknen.jpg)