Berita Kupang Hari Ini

BPBD Kota Kupang Tangani Dampak Cuaca Buruk

BPBD Kota Kupang saat ini sedang melakukan penanganan dan pendataan terhadap dampak dari cuaca buruk sejak pagi hari ini

Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/IRFAN HOI
BANJIR - Banjir terjadi di depan kampus Oemathonis Kota Kupang. Rabu 23 Februari 2022. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Kota Kupang saat ini sedang melakukan penanganan dan pendataan terhadap dampak dari cuaca buruk sejak pagi hari ini, Rabu 23 Februari 2022.

Kepala BPBD Kota Kupang, Ernest Ludji, mengatakan sampai dengan sekarang tim Reaksi Cepat dari BPBD Kota Kupang sedang berada di beberapa titik lokasi melakukan penanganan.

"Saat ini teman-teman sedang lakukan pendataan dan penanganan," katanya ketika dihubungi.

Ernest menyebut tim Reaksi Cepat juga melakukan koordinasi dengan lurah, camat dan beberapa sekolah untuk memindahkan warga pada titik yang dianggap harus dievakuasi.

Baca juga: Hujan Seharian SMAK Giovanni Kupang Terendam Banjir

Dia berjanji akan menyampaikan press rilis resmi setelah semua data telah dirampungkan, mengingat data yang ada bisa berubah seiring kondisi hujan yang masih turun.

Sementara itu, Kepala BPBD NTT, Ambrosius Kodo mengaku sampai dengan saat ini dirinya belum mendapat laporan dari daerah mengenai dampak dari cuaca buruk ini.

Namun, Ambrosius mengatakan, dalam laporan yang ia terima sehari sebelumnya, menyebut terjadi bencana banjir di Kabupaten Kupang Desa Naitael RT.07/RW.04 Dusun 2 dan Desa Tuakau RT 01/RW 01.

"Terjadi banjir akibat sungai siumate meluap dari jembatan karena tersumbatnya saluran jembatan/gorong-gorong," katanya.

Baca juga: Kota Kupang Dikepung Banjir

Ambrosius menerangkan kejadian itu berdampak pada 27 Kepala Keluarga (KK) atau 146 jiwa yang mengalami dampak banjir. Selain itu, ada 3 orang warga yang terbawa arus banjir dalam kejadian itu.

" Dua orang selamat atas nama Yohanis Pah (30) dan anaknya Mardi Pah (12) selamat. Sedangkan 1 orang warga yang sampai saat ini belum ditemukan yakni Abraham Nofu ,warga RT 11/RW.06 Dusun 3 Desa Naitael," jelas Ambrosius.

Atas kejadian itu, tim dari BPBD Kabupaten Kupang membawa sejumlah logistik bantuan ke tempat kejadian. BPBD juga berkoordinasi dengan Pasi Ops Kantor SAR Kupang untuk mencari korban yang belum ditemukan dan TIM SAR sudah berada di lokasi. (*)

Sumber: Pos Kupang
BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved