Berita Nasional Hari Ini
Antisipasi Perang Meletus Kemenlu Imbau WNI Tunda Perjalanan ke Ukraina
Imbauan ini merespon risiko invasi yang kemungkinan terjadi di negara bekas Uni Soviet itu, meskipun hingga hari ini kondisi masih terpantau normal.
POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Pemerintah lewat Kementerian Luar Negeri Indonesia (Kemenlu RI) mengimbau warga negara Indonesia (WNI) untuk menunda rencana perjalanan ke Ukraina hingga kondisi negara itu membaik.
Imbauan ini merespon risiko invasi yang kemungkinan terjadi di negara bekas Uni Soviet itu, meskipun hingga hari ini kondisi masih terpantau normal.
"Kami mengimbau kepada warga negara kita yang memiliki rencana perjalanan ke Ukraina dalam waktu dekat, kiranya dapat menunda perjalanan hingga kondisi jadi lebih baik," kata Direktur Perlindungan WNI Kemenlu RI, Judha Nugraha, pada press briefing Kamis 17 Februari 2022.
Baca juga: Rusia Pindahkan Pasukan ke Perbatasan Ukraina, Kata Intelijen Militer Inggris
Judha mengatakan, berdasarkan pantauan Kedutaan Besar RI (KBRI) di Kyiv hingga tanggal 17 Februari 2022, kondisi di Ukraina relatif aman dan kondusif.
Dikatakannya, kehidupan masih berjalan normal di Ukraina, warga setempat pun tetap tenang menjalankan aktivitasnya.
Berdasarkan database KBRI Kyiv, saat ini terdapat 138 warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Ukraina, Odesa, dan tersebar di beberapa kota.
Angka ini turun dari jumlah sebelumnya yang 148 orang, karena sebagian WNI yang melakukan perjalanan sementara ke Ukraina telah pulang ke Indonesia.
Baca juga: Segenap Rakyat Ukraina Siap Perang , Nenek-nene Pun Dilatih Gunakan Senjata Hadapi Invasi Rusia
Judha mengatakan, Duta Besar RI di Kyiv Ghofur, juga telah melakukan pertemuan dengan WNI di Ukraina guna memastikan kondisi mereka.
"WNI yang masih ada di Ukraina, saat ini dalam kondisi aman, sehat dan tetap tenang," ujarnya.
KBRI juga mengimbau agar para WNI selalu waspada dan selalu memantau informasi resmi yang disampaikan otoritas setempat.
"Jika terdapat kondisi mendesak agar segera menghubungi hotline KBRI Kyiv di No. WA +380 503347917," lanjutnya. (tribun network/larasati dyah utami/sam)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/pasukan-ukraina_0001.jpg)