Berita Sumba Barat Hari Ini

Cegah Omicron, Kepsek SMPN I Waikabubak, Sumba Barat Terapkan KBM Shift Tiga Kali Seminggu

Cegah Omicron, Kepsek SMPN I Waikabubak, Sumba Barat Terapkan KBM Shift Tiga Kali Seminggu

Penulis: Petrus Piter | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/PETRUS PITER
Kepala Sekolah SMPN 1 Kota Waikabubak, Sumba Barat, NTT, Dada Tuwa, S.Pd memimpin para guru dan siswa siswi kerja bhakti membersihkan halaman sekolah, Kamis 10 Februari 2022 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter

POS-KUPANG.COM, WAIKABUBAK - Kepala Sekolah SPMN I Waikabubak, Sumba Barat, NTT, Dada Tuwa, S.Pd mengatakan, untuk mencegah penularan virus corona di lingkungan sekolah maka pihaknya memberlakukan kegiatan belajar mengajar terbatas dengan sistem shift tiga kali seminggu.

KMB shift pertama hari senin, shift kedua hari selasa dan shift ketiga hari Rabu. Hal itu berarti dalam seminggu hanya berlangsung KKM tiga hari. Pihaknya tidak berani menerapkan KBM normal karena masih berada dalam suasana pandemi virus corona. Apalagi saat ini, telah mendapat kabar varian baru Omicron sudah masuk di Kota Kupang, NTT. Karena itu, pihaknya semakin memperketat penerapan prokes di sekolah yakni menyiapkan air cuci tangan dengan menggunakan sabun, selalu memakai masker, menyiapkan hand sanitzer dan menjaga jarak kursi saat KBM berlangsung.

Kepala sekolah SMPN I Kota Waikabubak, Sumba Barat, Dada Tuwa, S.Pd menyampaikan hal itu ditengah-tengah bersama para ibu, bapa guru dan siswa siswi mengadakan kegiatan kerja bhakti membersihkan ruangan sekolah dan halaman sekolah, Kamis 10 Februari 2022 pagi.

Menurutnya, selama ini, memberlakukan KBM terbatas dengan sistem shift. Konsekuensinya para guru harus mengajar ulang materi yang sama pada siswa siswi shift berikutnya. Sebab KBM terbatas dengan jumlah siswa siswi terbatas pula. Dan untuk mendukung kelancaran KBM ditengah pandemi virus corona maka pihaknya akan memperketat penerapan prokes di sekolah ini.

Baca juga: Lapas Terbuka Waikabubak Gandeng Puskesmas Umbu Riri Lakukan Pencegahan Malaria

Hal itu demi mencegah masuk virus corona ataupun virus varian baru omicron di sekolah ini. (*)

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved