Selasa, 14 April 2026

Kecelakaan Maut di Bantul, 13 Penumpang Bus Pariwisata Meninggal Dunia

Bus pariwisata rombongan dari Solo mengalami kecelakaan di Jalan Imogori, Kedungguweng, Wukirsasi, Imogiri Bantul.

Editor: Alfons Nedabang
TRIBUN JATENG
Bus pariwisata rombongan dari Solo mengalami kecelakaan di Jalan Imogori, Kedungguweng, Wukirsasi, Imogiri Bantul. 

POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Barhiah, seorang pedagang makanan di sekitar Bukit Bego yang tak jauh dari lokasi kecelakaan bus pariwisata menuturkan kesaksiannya. Dia mengaku mendengar suara benturan keras saat kecelakaan maut itu terjadi.

Barhiah kemudian mengecek ke jalan sudah melihat kondisi bus bagian depan ringsek.

"Sekitar pukul 13.00 WIB, saya mendengar ada benturan keras. Lalu saya ke luar dan bus itu sudah rusak seperti itu," kata Barhiah saat ditemui di warung miliknya, Minggu 6 Februari 2022.

Setelah itu, masih menurut Bahriah, ada satu orang diduga pengemudi sudah keluar dari bus kemudian dan meringkuk tidak sadarkan diri. "Tidak tahu meninggal atau hidup setelah itu, saya masuk lagi," tutupnya.

Baca juga: Kecelakaan Lalu Lintas, Truk Tabrak Jembatan dan Terguling, 54 Orang DikabarkanTewas

Bus pariwisata rombongan dari Solo mengalami kecelakaan di Jalan Imogori, Kedungguweng, Wukirsasi, Imogiri Bantul. Pantauan Tribun di lokasi kejadian, bus pariwisata itu mengalami rusak parah di sisi kanan.

Jika diamati dari jalur yang dilalui bus diduga dari arah objek wisata Mangunan dengan jalan menurun. Di tempat kejadian perkara ada bekas jelas ketika benturan pertama terjadi.

Kasatlantas Polres Bantul, AKP Gunawan Setiyabudi mengatakan hingga kini pihaknya masih menyelidiki penyebab kecelakaan itu.

"Kalau kejadiannya bus dari atas lalu turun ke bawah dan menghantam pembatas jalan sampai akhirnya terjadi laka. Dari awal sudah oleng, diduga rem blong," terang Gunawan.

Gunawan mengatakan bus merupakan rombongan dari Solo, Jawa Tengah.

Baca juga: Fakta Baru, KNKT Temukan Bagian Truk Tronton Penyebab Kecelakaan Maut Balikpapan Sudah Dimodifikasi

Kanit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Bantul, Iptu Maryanta mengatakan ada 13 orang meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut.

"Data penumpang dan kru bus 42. Untuk yang meninggal dunia ada 13. Lainnya luka-luka," katanya.

Maryanta mengatakan, ada tiga rumah sakit yang menjadi rujukan para korban bus bernomor polisi AD 1507 EH yakni RS Panembahan Senopati, RS Nur Hidayah, dan RS PKU Bantul.

Sopir bus nahas selamat dan hanya mengalami patah tulang. Dugaan sementara sopir bus pariwisata tersebut tidak menguasai medan jalan.

Baca juga: Rem Blong, Truk Lepas Kendali, Korban Berjatuhan dalam Kecelakaan Beruntun di Balikpapan

"Dugaan tidak menguasai medan, untuk rem kami pastikan fungsi atau tidak nantinya, apakah rem kurang maksimal kami juga perlu melakukan penyelidikan," terang dia.

Menurut keterangannya, bus sudah oleng dari arah Timur atau obyek wisata Taman Mangunan. "Karena mau menghindari kendaraan di bawah dia membanting ke kanan," ujarnya.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved