Rabu, 29 April 2026

Berita Kupang Hari Ini

Inilah Pernyataan Sikap TKBM Pelabuhan Tenau Kupang

Ini pernyataan sikap yang disampaikan oleh Tenaga Kerja Bongkar Muat ( TKBM) Pelabuhan Tenau Kupang.

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/OBY LEWANMERU
Ketua Koperasi TKBM Pelabuhan Tenau, Victoria Wewo,S.H menyerahkan pernyataan sikap kepada Plt. Kepala Kantor KSOP Kelas III Kupang, Senin 31 Januari 2022 

Nitanel Sioh, Badan Pengawas Koperasi TKBM lainnya mengatakan, dirinya sudah bekerja mulai dari tenaga di pelabuhan sampai saat ini menjadi pengawas.

"Saya sebagai tenaga kerja di pelabuhan sampai jadi pengawas. Saya merasa sejahtera dengan koperasi. Saya ini guru,tapi saya lebih memilih koperasi dan bekerja di pelabuhan karena koperasi menyejahterakan kami," kata Nitanel.

Dikatakan, mereka saat ini ibarat harimau yang sedang tidur di pelabuhan. "Tapi kalau mau kasi bangun kami ya," kata Nitanel.

Johan Henuk perwakilan TKBM Pelabuhan Tenau mengatakan, adanya wacana soal pencabutan SKB 2 Dirjen dan 1 Deputi Tahun 2011 membuat mereka menolak secara tegas.

"Selama ini kami sudah bersama koperasi dan kami difasilitasi untuk ikut BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. Bahkan di koperasi setiap tahun ada RAT dan kami dapat SHU, ada juga THR , bahkan kedepan ada tunjangan hari tua," kata Johan.

Dikatakan, ada juga santunan dari koperasi bila ada kedukaan. "Kami sudah sangat puas dengan koperasi TKBM ini. Negara ini hadir bukan untuk kaum kapitalis tapi untuk kami semua. Kami minta KSOP sebagai orang tua kami bisa membantu kami," katanya.

Ketua Koperasi TKBM Pelabuhan Tenau, Victoria Wewo mengatakan, koperasi itu sudah selama  33 tahun, karena itu dengan adanya rencana pencabutan SKB 2 Dirjen dan 1 Deputi itu,maka itu para TKBM Pelabuhan Tenau menyatakan menolak dengan tegas. 

"Penolakan adalah bahwa ketika buruh ada di koperasi, dia anggota buruh dan juga pemilik koperasi. Ada SHU, BPJS kesehatan dan ketenagakerjaan, APD setiap tahun kota berikan dua pasang dan sepatu.THR dan diakhir tahun, RAT juga diberikan kepada mereka SHU,"kata Victoria.

Dikatakan, selama ini suasana di Pelabuhan Tenau Kupang aman saja. 

Plt. Kepala Kantor KSOP Kelas III Kupang, Edward mengatakan, kehadiran TKBM dari Pelabuhan Tenau Kupang akibat adanya rencana pencabutan SKB 2 Dirjen 1 dan Deputi 2011.

Menurut Edward, sebagai pembina TKBM, pihaknya akan menyampaikan aspirasi tersebut ke pusat.

"Kami di perhubungan tidak pada posisi pengambil keputusan atau kebijakan. Kalau nanti ada putusan, maka masih ada upaya dari TKBM. Kami akan sampaikan keluhan dari para TKBM ke pusat," kata Edward.

TKBM Pelabuhan Tenau juga sempat bertemu dengan Kepal Dinas Koperasi, Nakertrans Provinsi NTT, Sylvia Peku Djawang, S.P,M.M.

Saat itu, Sylvia didampingi Sekretaris , Johanis Mau,M.M dan beberapa pejabat. Pada kesempatan itu, Ketua Koperasi TKBM Pelabuhan Tenau, Victoria Wewo juga menyerahkan pernyataan sikap kepada Sylvia. 

Sylvia mengatakan, dalam koperasi, kekuasaan tertinggi ada pada anggota, sehingga apabila anggota menginginkan agar pengelolaan tetap pada koperasi maka itu yang akan disampaikan.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved