Berita Malaka
Wabup Malaka Pastikan Kufeu Jadi Desa Contoh Pengembangan Kelor
Wabup Malaka Louise Lucky Taolin memastikan bahwa Desa Kufeu, Kecamatan Io Kufeu, Kabupaten Malaka bakal menjadi desa contoh pengembangan kelor
Penulis: Edy Hayong | Editor: Kanis Jehola
Setelah intervensi, tahun 2019 jumlah petani 31 kemudian tahun 2020-2021 sebanyak 165 orang. Luas lahan tahun 2019 mencapai 16,27, tahun 2020-2021 mencapai 80,27.
Produksi basah tahun 2019 mencapai 2.309,6, tahun 2020 mencapai 10.774 dan tahun 2021 mencapai 901.10. Produksi kering tahun 2019 mencapai 892,46, tahun 2020 mencapai 1.277,003 dan tahun 2021 ditengah Pandemi mencapai 115,9.
Transaksi individu atau pembeli individual sebelumnya cuma di Kefamenanu, TTU tetapi setelah adanya intervensi meluas ke Malaka, TTU, Belu, Kupang, Pekanbaru, Jogjakarta, Semarang, Kalimantan, Kanada, Argentina, Amerika, Brasil, Australia dan Austria.
Nina menyampaikan pula soal tantangan pasar dimana biaya transportasi yang tinggi untuk masuk ke pasaran antar pulau. Belum mendapat akses informasi tentang tol laut sehingga harga tidak mampu bersaing.
Selain itu, peralatan yang kurang sesuai peruntukan, bahan baku pendukung dari luar dan tuntutan pemenuhan pemerataan panen.
Adapun peluang, lanjut Nina, pasar digital, serta instruksi gubernur NTT Nomor : BU.556/31/PERINDAG/2021, tentang optimalisasi pemanfaatan dan pemasaran produk lokal yang berasal dari industri kecil dan menengah di NTT.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/wabup-malaka-pastikan-kufeu-jadi-desa-contoh-pengembangan-kelor.jpg)