Rabu, 6 Mei 2026

Berita Manggarai Barat

Kapal Tenggelam, Pelajar dan Petani Asal Manggarai Barat Tewas

Saat itu para korban bersama Gento yang memiliki kapal itu hendak menuju ke Dusun Paud Desa Nanga Kantor untuk jalan-jalan.

Tayang:
Penulis: Gecio Viana | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/HO-POLSEK MACANG PACAR
Polisi dan warga evakuasi seorang korban perahu tenggelam di Dusun Labuliang Desa Bari, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat, Minggu 23 Januari 2022. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana

POS-KUPANG.COM, LABUAN BAJO - Nasib nahas dialami seorang petani dan pelajar di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Minggu 23 Januari 2022.

Petani bernama Stefanus Darlin dan Yohanes Suju (14) meninggal dunia setelah kapal motor yang ditumpangi tenggelam. 

Sementara itu, nakhoda kapal bernama Gento dan empat pelajar lainnya masing-masing Petrus Naman (15), Kuerinus Ambur (15) dan Hanesitus Darlin (9), selamat dari insiden tersebut. 

Baca juga: Personel Polres Manggarai Barat Dapat Vaksin Booster Covid-19

Gento merupakan warga Desa Longos Kecamatan Boleng, Petrus Naman dan Kuerinus Ambur merupakan pelajar dari Desa Nanga Kantor Kecamatan Kecamatan Macang Pacar. 

Sementara itu, Hanesitus Darlin merupakan pelajar yang berasal dari Desa Raba Kecamatan Macang Pacar. 

Kapolres Mabar, AKBP Felli Hermanto melalui Kapolsek Macang Pacar, Ipda Iwan Hendriawan, membenarkan. 

Baca juga: Batita Korban Lakalantas di Manggarai Barat Dapat Santunan Dari Jasa Raharja Ende 

"Kejadian terjadi pada Minggu 23 Januari 2022 pukul 14.00 Wita, bertempat di Dusun Labuliang Desa Bari, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat," katanya. 

Ipda Iwan Hendriawan menjelaskan, kejadian tersebut diduga diakibatkan cuaca buruk. 

"Diduga karena ombak yang besar sehingga menyebabkan kapal yang digunakan mengalami kecelakaan yang menyebabkan 6 orang tenggelam," ujarnya. 

Baca juga: Pemkab Manggarai Barat Surati Pemerintah Pusat Minta Tambahan Vaksin Covid-19

Kronologis kejadian, lanjut Ipda Iwan Hendriawan, sekitar pukul 12.30 Wita, keenam korban hendak membeli ikan yang dijual di dermaga Labuliang. Ikan itu dibawa oleh pedagang dari Pulau Longos. 

Kepada polisi beberapa korban selamat menuturkan, mereka tidak jadi membeli ikan dan bersama nakhoda kapal, Gento alias Galang sempat menenggak minuman keras jenis sopi. 

Saat itu para korban bersama Gento yang memiliki kapal itu hendak menuju ke Dusun Paud Desa Nanga Kantor untuk jalan-jalan.

Baca juga: 27 Warga Korban Terdampak Bencana Seroja di Manggarai Barat Akan Terima Rp50 Juta

"Ketika sampai di tengah laut, diduga karena cuaca yang buruk disertai ombak dan angin yang kencang, menyebabkan kapal yang di tumpangi terbalik dan tenggelam atau mengalami kecelakaan," tandasnya. 

Warga Dusun Labuliang yang melihat kejadian tersebut langsung bergerak untuk menyelamatkan para korban, namun sayangnya dua korban meninggal dunia. 

"Anggota Polsek Macang Pacar bersama anggota dari Koramil 1612-08 Macang Pacar bersama warga membantu korban sekaligus mengamankan TKP (tempat kejadian perkara)," katanya. (*)

Berita Manggarai Barat Terkini

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved