Bupati Agus Taolin, Pemerintah Kabupaten Belu Siaga Bencana
angin puting beliung, longsor, banjir, gelombang tinggi. Sedangkan bencana non alam adalah penyebaran wabah Covid-19
Penulis: Teni Jenahas | Editor: Rosalina Woso
Laporan Reporter POS KUPANG. COM, Teni Jenahas
POS KUPANG.COM, ATAMBUA – Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, Sp.PD-KGEH, FINASIM mengatakan, pemerintah selalu siaga bencana. Pemerintah selalu bersinergi dengan stakeholder dalam menangani bencana.
Kesiapsiagaan pemerintah dilihat dari sarana dan prasarana pendukung serta respon time atas bencana yang terjadi.
Ketika terjadi bencana, semua organisasi terkait harus sudah disiapkan untuk mengantisipasi bencana serta penanganan lebih lanjutnya.
Baca juga: Pemerintah Kabupaten Belu Selalu Siaga Bencana, Wilayah Pesisir Aman
Bupati mengatakan hal itu saat ditanya wartawan Jumat 22 Januari 2022.
Katanya, pemerintah sudah mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) dan logistik untuk penanganan bencana.
Besar harapan, dengan SDM dan logistik yang disediakan itu bisa mengantisipasi dan meminimalisir bencana dan dapat melayani masyarakat dengan baik.
Baca juga: Anggota DPRD Belu Agus Pinto Dilaporkan ke Badan Kehormatan dan Polisi
“Kita tidak mengharapkan agar terjadi bencana karena bencana datangnya mendadak tetapi dengan persiapan SDM, logistik, aparat dan lain-lain, mudah-mudahan kita dapat mengantisipasi dengan baik dan meminimalisir kalau ada bencana sehingga masyarakat dapat terlayani dengan baik,” ujar.
Bupati menginstruksikan kepada Dinas PUPR, BPBD, camat dan kepala desa supaya mengindentifikasi potensi bencana alam di wilayah masing-masing.
Untuk bencana non alam, Bupati meminta Dinas Kesehatan untuk lakukan surveilans secara terukur guna mengantisipasi bencana.
Baca juga: 501 Warga Kelurahan Alak Siap Menerima Bantuan Siklon Tropis Seroja
Sesuai data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Belu, bencana alam yang terjadi di Kabupaten Belu tahun 2021 yakni, angin puting beliung, longsor, banjir, gelombang tinggi. Sedangkan bencana non alam adalah penyebaran wabah Covid-19 yang masih terjadi hingga saat ini.
Sekretaris Camat Kakuluk Mesak, Boy Kotta saat dikonfirmasi Pos Kupang. Com, Jumat 22 Januari 2022 mengatakan, selama Januari 2022 belum ada bencana alam yang menelan korban di wilayahnya.
Sebagai wilayah pesisir pantai, Boy terus memantau perkembangan cuaca sesuai perkiraan dari BMKG. Informasi dari BMKG itu yang akan disampaikan kepada masyarakat pesisir untuk selalu waspada terhadap bencana seperti gelombang tinggi, banjir dan angin kencang. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/kabupaten-belu-dapat-penghargaan-sebagai-daerah-paling-inovatif.jpg)