Renungan Harian Katolik
Renungan Harian Katolik Jumat 21 Januari 2022: Figur Pilihan
Dari pengikut yang jumlahnya banyak, Yesus yang punya misi khusus dari Allah Bapa perlu mengerucutkan pilihan.
Para pemuda frustrasi melaporkan Agnes kepada pengadilan Romawi dengan mengungkapkan identitasnya sebagai seorang penganut agama Kristen.
Di hadapan pengadilan Romawi, Agnes diuji, ditakut-takuti bahkan dituduh menjalani kehidupan sebagai seorang pelacur. Ia diancam dengan hukuman mati dan dipaksa membawa korban kepada dewa-dewa kafir Romawi.
Namun Agnes tak gentar sedikit pun menghadapi semua ancaman dan siksaan itu. Ia berani menolak semua tuduhan atas dirinya dan mempertahankan kemurniannya. Belenggu yang dikenakan pada tangannya terlepas dengan sendirinya.
Baca juga: Renungan Harian Katolik, Jumat 21 Januari 2022: Dipanggil untuk Apa?
Bagi Agnes, Kristus adalah segala-galanya. Ia yakin bahwa Kristus menyertai dia dan tetap menjaga dirinya dari segala siksaan.
Akhirnya, tiada jalan lain untuk menaklukkan Agnes selain membunuhnya dengan pedang. Kepalanya dipenggal setelah dia berdoa kepada Yesus, mempelainya.
Agnes dilukiskan sedang mendekap seekor Anak Domba - Agnus, lambang kemurnian dan memegang daun palem sebagai lambang kemurnian.
Tuhan Yesus, jadikanlah kami rasul-Mu yang setia dalam mewartakan Kabar Baik. Santa Agnes, doakanlah kami. Amin.*
Teks Lengkap Bacaan Renungan Katolik 21 Januari 2022:
Bacaan Pertama: 1 Samuel 24:3-21
"Aku tidak akan menjamah Saul sebab dialah orang yang diurapi Tuhan."
Pada suatu hari Saul mengambil 3000 orang pilihan dari seluruh orang Israel, lalu pergi mencari Daud dan orang-orangnya di gunung batu Kambing Hutan.
Maka sampailah Saul ke kandang-kandang domba di tepi jalan.
Di sana ada gua, dan Saul masuk ke dalamnya untuk membuang hajat, tetapi Daud dan orang-orangnya duduk di bagian dalam gua itu.
Lalu berkatalah orang-orang itu kepada Daud, “Telah tiba hari yang dikatakan Tuhan kepadamu: Sesungguhnya, Aku menyerahkan musuhmu ke dalam tanganmu. Maka perbuatlah kepadanya apa yang kaupandang baik!”
Maka Daud bangun, lalu memotong punca jubah Saul dengan diam-diam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/rd-eman-kiik-mau_02.jpg)