Liga 1
Penilaian Jakmania Selama Dilatih Angelo Alessio,Performa Persija Jakarta Memburuk, Sudirman Tampil
Kabid Litbang PP The Jakmania, Afrizal Kasriyanto, mendukung manajemen Persija Jakarta yang telah memecat Angelo Alessio dari kursi pelatih.
Sebab juru taktik asal Italia tersebut gagal membawa Persija bersaing di papan atas klasemen.
Baca juga: Kalung Emas Cenderawasih Beto Goncalves Hilang Dijambret, Ini Bukti Persipura Juara?
Skuad Macan Kemayoran malah bertengger di peringkat kedelapan klasemen dengan 29 poin, terpaut 14 angka dari pemuncak klasemen Bhayangkara FC.
"Mungkin memecat Angelo sekarang ini keputusan yang sangat berani dari manajemen, cuma kami nilai itu keputusan tepat. Bagaimanapun, Angelo gagal membuat Persija bersaing di papan atas," tutur Afrizal.
Dengan tujuh pemain baru berkualitas, permainan Persija dinilai stagnan.
Tidak ada perubahan signifikan yang berhasil diberikan Angelo pada anak asuhnya.
Baca juga: Baru Gabung Macan Kemayoran Persija, Syahrian Abimanyu Harus Meninggalkan Timnya, Kenapa?
Kondisi ini, menurut Litbang PP The Jakmania terjadi dikarenakan dua kemungkinan.
Pertama mungkin saja ada kesalahan dalam cara Angelo melatih.
Kedua, pola komunikasi antara Angelo dengan pemain mungkin belum baik sehingga tidak semua taktik bisa diterjemahkan ke dalam permainan di lapangan.
"Memang kami percaya proses, hanya setelah dia mendapatkan pemain yang diinginkan Angelo, ternyata permainannya sama-sama saja," kata Afrizal.
"Berarti ada yang salah, entah pada cara Angelo melatih atau dia cara komunikasi dengan pemain. Kalau komunikasi tidak lancar, tentu menterjemahkan taktik Angelo akan sulit dilakukan pemain," ucapnya.
Menurut Afrizal, ada sejumlah kendala yang dialami Angelo dalam melatih Persija.
Kendala yang utama yakni ketidaktahuan Angelo tentang kultur sepak bola Indonesia.
"Sangat terlihat bahwa Angelo belum memahami betul kultur sepak bola Indonesia,” ujarnya.
“Satu indikatornya itu, dia beberapa kali mengeluhkan jadwal kompetisi yang padat," imbuhnya.
"Padahal ritme kompetisi liga Indonesia memang selalu seperti ini," kata Afrizal.