Berita Nasional

Beda, Ucapan Ahok ke Ketua BPK Saat Masih Hidup dan Ketika Wafat: Dulu Katanya Tak Jujur, Sekarang?

Mengupas sikap & ketegasan Ahok saat menegakkan kebenaran kala masih sebagai Gubernur DKI Jakarta, seakan tak pernah habis. Salah satunya masalah ini.

Editor: Frans Krowin
ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
Basuki Tjahaja Purnama atau biasa disapa Ahok 

POS-KUPANG.COM - Nama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sepertinya tak pernah pupus dari bahan pergunjingan publik di Tanah Air.

Namanya selalu diingat manakala mengenang perseteruan antara Ahok dengan Harry Azhar Azis saat masih sebagai Ketua BPK RI.

Dulu, Ahok dan Harry Azhar Azis merupakan rival dalam sebuah kasus pidana.

Bahkan kasus itu menjadi heboh, karena kasusnya adalah perseteruan audit lahan pembangunan Rumah Sakit Sumber Waras.

Ketika itu, Ahok menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta Sedangkan Harry Azhar Azis adalah Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Periode 2014-2019.

Sementara pada Sabtu 18 Desember 2021 lalu, Harry Azhar Azis meninggal dunia.

Politisi senior Partai Golkar tersebut mengembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta.

Meninggalnya Harry Azhar Aziz itu, turut disampaikan pula oleh Menko Polhukam Mahfud MD melalui akun twitter-nya.

"Inna lillah wa inna ilaihi raji’un. Telah wafat pd hari ini, Sabtu tgl 18/12/21, Bpk Harry Azhar Azis mantan Ketua BPK, mantan Anggota DPR-RI. Semoga diterima semua amal baiknya, diampuni segala dosanya, dan mendapat surga-Nya. Allahumma ighfir lahu warhamhu, wa’afihi wa’fu anhu," tulis akun resmi Mahfud MD @mohmahfudmd.

Baca juga: Ahok Disinggung Media Asing , Soroti Pemindahan Ibu Kota Negara Indonesia

Atas kabar duka itu, mantan Gubernur ke-15 DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok pun turut menyampaikan dukacita atas meninggalnya Harry Azhar Azis.

"Turut berdukacita. Semoga arwah almahum diterima di sisi Allah SWT," tulis Ahok kepada awak media, Sabtu 18 Desember 2021.

Untuk diketahui, Harry Azhar Azis yang juga mantan anggota DPR tiga periode itu, berseteru dengan Ahok dalam hal audit RS Sumber Waras.

Saat Ahok menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, Harry adalah Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

Dalam kasus RS Sumber Waras itu, Ahok melontarkan pernyataan menohok dengan menyebutkan bahwa Harry Azhar Azis tak jujur, menyembunyikan kebenaran saat melakukan audit lahan pembangunan Rumah Sakit Sumber Waras.

Ahok juga mengatakan, bahwa dalam kasus itu, permintaan BPK kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta adalah sesuatu yang tidak mungkin dilakukan.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved